• Kamis, 26 Mei 2022

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Dispar Kulon Progo Percantik Waduk Sermo

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 15:45 WIB
Pemerintah membangun jalan baru menuju objek wisata Waduk Sermo, Kabupaten Kulon Progo. (Sutarmi)
Pemerintah membangun jalan baru menuju objek wisata Waduk Sermo, Kabupaten Kulon Progo. (Sutarmi)

SINAR HARAPAN - Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, membuat akses instalasi ikan-ikan dari tembaga di Waduk Sermo untuk menarik dan mendongkrak kunjungan wisatawan ke objek wisata tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito di Kulon Progo, Sabtu 14 Mei 2022, mengatakan kawasan Waduk Sermo kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), sehingga saat Dinas Pariwisata akan melakukan pengembangan banyak keterbatasan, meski retribusi Waduk Sermo dikelola oleh pemerintah daerah.

"Meski demikian, kami menambah aksen instalasi ikan-ikan tembaga di Waduk Sermo. Mesti tidak signifikan mendongkrak kunjungan wisatawan, tapi menjadi daya tarik tambahan. Itu salah satu upaya kami untuk meningkatkan daya tarik karena kami tidak bisa seenaknya membangun di area Waduk Sermo karena menjadi kawasan cagar alam dan suaka margasatwa," kata Joko Mursito.

Ia mengatakan pengembangan Waduk Sermo ke depan memang lebih pada basis pengembangan pemberdayaan masyarakat. Sehingga masyarakat mampu menangkap peluang untuk usaha yang bisa menarik wisatawan.

"Masyarakat kawasan Waduk Sermo adalah kunci untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Sehingga perlu adanya kerja sama antara pemkab dan masyarakat, supaya Waduk Sermo ini tetap dikunjungi wisatawan," katanya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kulon Progo, jumlah kunjungan wisatawan ke Waduk Sermo pada libur Lebaran 2022 sebanyak 6.987 orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan signifikan dibanding sebelum ada COVID-19 dan berjayanya objek wisata Kalibiru yang mencapai belasan ribu orang.

Terkait hal tersebut, Joko Mursito mengatakan objek wisata Sermo ini kalau dilihat dari jumlah kunjungan melalui TPR dengan jumlah tiket yang terjual jelas tidak bisa berbanding lurus. Meskipun banyak lalu lalang orang, Sermo agak spesifik.

"Orang ke Sermo belum tentu berwisata, karena jalur Sermo juga jalur yang memang diperuntukkan untuk masyarakat. Jalur tersebut merupakan satu-satunya akses yang bisa digunakan untuk lalu lintas masyarakat setempat," katanya.

Selain itu, hal yang lagi tren di Sermo adalah camping. Biasanya yang melakukan atau menyukai camping adalah remaja seperti mahasiswa dan pelajar, sehingga saat libur Lebaran hampir pasti anak-anak yang sekolah atau kuliah di Yogyakarta ini, semuanya mudik.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X