• Senin, 4 Juli 2022

Menteri BUMN Tinjau Persiapan Pelabuhan Panjang untuk Jalur Alternatif Arus Balik

- Rabu, 4 Mei 2022 | 14:56 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) bersama Menhub Budi Karya Sumadi (tengah) meninjau Pelabuhan Pelabuhan Panjang Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu 4 Mei 2022.(Foto: Muhamad Yudha)
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) bersama Menhub Budi Karya Sumadi (tengah) meninjau Pelabuhan Pelabuhan Panjang Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu 4 Mei 2022.(Foto: Muhamad Yudha)


SINAR HARAPAN - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meninjau Pelabuhan Panjang Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu 4 Mei 2022. Pasalnya, pelabuhan ini akan dijadikan jalur alternatif arus balik mudik dari wilayah Sumatera ke Jawa.

Dalam peninjauan tersebut Erick ditemani Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.

Dalam kesempatan itu Erick menjelaskan, BUMN ikut mempersiapkan arus balik mudik agar bisa berjalan dengan baik. Karena menurutnya, di saat seperti ini pemerintah harus hadir melayani masyarakat. Salah satu yang dilakukan adalah berkolaborasi antar kementerian dan lembaga.

"Kerja sama dari TNI, Polri, pemerintah pusat, daerah juga terus bersinergi dan kolaborasi," kata Erick usai meninjau persiapan arus balik di Pelabuhan Panjang.

Berkat sinergitas, lanjut mantan bos klub sepak bola Inter Milan ini, prosesi arus mudik yang sudah berjalan beberapa hari lalu dapat berjalan lancar. Karenanya, dia menegaskan bahwa kedatangannya ke Pelabuhan Panjang merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga prosesi arus balik tetap lancar seperti saat arus mudik.

Di samping itu, Erick juga memastikan sinergitas antara BUMN dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan berbagai pihak akan terus dilakukan menjelang arus balik mudik lebaran ini. Karena hal ini menjadi salah satu faktor utama keberhasilan kerja pemerintah.

"Sejak awal, saya meminta BUMN mendukung Kemenhub dalam mewujudkan arus mudik dan balik yang aman dan sehat. BUMN dan Kemenhub terus berkoordinasi secara intensif dalam mengantisipasi sejumlah dinamika yang terjadi di lapangan," ucapnya.

Menurut Erick, persiapan maksimal harus dilakukan mengingat arus balik memiliki tantangan yang berbeda ketimbang saat arus mudik. Hal ini tak lepas dari akan berakhirnya masa cuti bersama lebaran 2022 pada Jumat 6 Mei 2022.

Oleh karena itu, dia menegaskan dukungan BUMN dalam operasional di Pelabuhan Panjang yang menjadi pelabuhan alternatif bisa digunakan arus balik untuk pemudik. Karena, angkutan lebaran di Pelabuhan Merak mencatat terjadi kenaikan sebanyak 190.545 kendaraan pada 2019 menjadi 209.460 kendaraan pada 2022 atau naik sepuluh persen.

Kenaikan terbesar datang dari kendaraan roda empat yang melonjak hingga 27 persen yakni sebanyak 112.139 unit mobil dibandingkan pada 2019 yang sebanyak 88.626 unit mobil. Sementara, kenaikan penumpang tercatat sebesar 2,5 persen.

"Kita berharap Pelabuhan Panjang mampu mengantisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Bakauheni pada arus balik lebaran ini," lanjut Erick.

Untuk langkah antisipasi arus balik ini, PT Pelni (Persero) menyiapkan dua kapal untuk membantu perjalanan pemudik dari Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan, Banten. Sehingga Erick berharap kehadiran Pelabuhan Panjang dapat menjadi solusi dalam mengurai antrean di Pelabuhan Bakauheni dan memastikan layanan angkutan lebaran pada arus balik tetap berjalan lancar, aman, nyaman dan selamat.

"Tentu dengan penugasan kepada kami, Kementerian BUMN terus memaksimalkan apakah Pelindo sebagai pelabuhan, Pelni di perkapalan dan ASDP di penyeberangan, insyaAllah dengan niat naik kita bisa selesaikan masalah-masalah di lapangan," pungkasnya.(Muhamad Yudha)

Editor: Norman Meoko

Tags

Terkini

Indonesia-China Tingkatkan Kerjasama Investasi

Senin, 4 Juli 2022 | 17:04 WIB
X