• Jumat, 30 September 2022

Perlu Dukungan APBN Bangun Infrastruktur KEK Palu

- Rabu, 19 Mei 2021 | 18:30 WIB
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

PALU - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan peningkatan pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana lainnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Palu, Sulawesi Tengah, perlu mendapat dukungan dana melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Lokasi KEK Palu sangat strategis dengan luas kurang lebih 1.500 hektare, dan didukung Pelabuhan Pantoloan. Sehingga sangat tepat untuk pengembangan investasi ke depan," kata Bahlil saat melakukan kunjungan kerja di KEK Palu, Rabu (19/5/2021).

Dia mengemukakan dalam rangka mendukung pengelolaan KEK, pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi ikut berperan menarik minat investor masuk dan menanamkan modal di kawasan-kawasan investasi baru, salah satunya Kota Palu.

Selain itu, pihaknya bersama pemerintah daerah perlu berkolaborasi mencari formulasi serta regulasi yang tepat guna mempercepat kecenderungan investasi masuk ke KEK Palu. Meskipun sejumlah fasilitas di kawasan tersebut masih mengalami kerusakan akibat dampak gempa 2018.

"Maka, penyediaan dan penataan infrastruktur juga menjadi salah satu hal penting, supaya investor dalam maupun luar negeri tertarik berinvestasi di kawasan tersebut," ujar Bahlil.

Dia mengemukakan Sulteng merupakan salah satu pusat bahan baku mineral pada kawasan timur Indonesia khususnya pertambangan emas dan nikel, sehingga keberadaan KEK menjadi lebih strategis jika proses hilirisasi dapat terwujud di kawasan tersebut yang didukung prasarana transportasi laut.

Pada kunjungan tersebut, ia juga memuji KEK Palu karena di kawasan tersebut ada pabrik pengolahan aspal milik PT Asbuton Jaya Abadi yang merupakan salah satu industri barang dan aspal.

"Produk aspal Buton sudah dibeli negara untuk kepentingan bahan baku pembuatan infrastruktur jalan. Pembelian aspal Buton sudah diprogramkan pemerintah pusat dan regulasinya pun sudah ada," ucap Bahlil

Direktur PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) Andi Mulhanan Tombolotutu menjelaskan dari sekitar 40 investor yang menanamkan modal di kawasan tersebut, diproyeksikan nilai investasi di KEK Palu tahun 2021 mencapai Rp8 triliun.

Halaman:

Editor: editor3

Tags

Terkini

PT Timah Raih 8 Penghargaan, Saham TINS Mulai Balik Arah

Jumat, 30 September 2022 | 19:50 WIB

IHSG Tertatih-tatih, Saham BAPA dan FIRE Meroket

Jumat, 30 September 2022 | 13:16 WIB

Aktivitas Manufaktur China Kembali Bangkit

Jumat, 30 September 2022 | 10:14 WIB

OPEC+ Pangkas Produksi Bulan Depan, Harga Minyak Merosot

Jumat, 30 September 2022 | 09:59 WIB

Harga Emas Semakin Volatil, Ada Apa?

Jumat, 30 September 2022 | 09:16 WIB

Maudy Ayunda: B20 Wariskan Program Berkelanjutan

Jumat, 30 September 2022 | 08:45 WIB

INA dan Allianz Danai Traveloka Rp4,5 Triliun

Kamis, 29 September 2022 | 21:07 WIB

Inflasi Pangan di Inggris Cetak Rekor Tertinggi

Kamis, 29 September 2022 | 15:25 WIB
X