• Selasa, 27 September 2022

Ini Alasan KCI Lebih Pilih Kereta Bekas Jepang Ketimbang Produksi INKA

- Jumat, 6 Maret 2020 | 11:00 WIB
KRL Commuter Line Jabodetabek.
KRL Commuter Line Jabodetabek.

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sebagai pengelola KRL Commuter Line mengungkapkan alasan belum menggunakan kereta produksi PT INKA (Persero) dan malah membeli kereta bekas dari Jepang.

Menurut Direktur Teknik KCI Saridal dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (5/3/2020), operasional KRL Commuter Line di Jabodetabek membutuhkan trainset 12 gerbong yang belum pernah diproduksi INKA.

"Kita sebenarnya ada rencana mau beli dari INKA tapi bagian teknis harus dipahami dulu. Kebutuhan satu trainset, 12 gerbong (kereta) dan INKA belum pernah memproduksinya. Makanya harus dimatangkan dahulu teknisnya," katanya.

Saridal menjelaskan KCI pernah menggunakan 10 trainset yang masing-masing terdiri atas empat gerbong dari BUMN tersebut. Namun, KCI kemudian mengembalikan kereta-kereta itu untuk dapat diperbaiki.

"Karena banyak gangguan, banyak dikomplain oleh masyarakat. Jadi dikembalikan, saya minta diperbaiki. Kalau sudah selesai dikembalikan. Sampai setahun ini belum ada satu pun yang dikembalikan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama KCI Wiwik Widayanti mengakui perusahaan memang ingin bisa membeli sarana kereta baru, bukan bekas seperti yang saat ini dilakukan.

Sayangnya, menurut dia perusahaan kereta di Indonesia belum membuat sarana perkeretaapian sesuai dengan spesifikasi yang diperlukan.

"Di samping itu, kita juga membutuhkan sarana dalam waktu cepat karena kebutuhan untuk pelayanan juga makin tinggi. Jadi yang selama ini dilakukan hingga 2020 kami melakukan pembelian dari Jepang," jelasnya.

Kendati demikian, Wiwik menegaskan tidak menutup kemungkinan ke depan perusahaan akan memasok kebutuhan operasional dengan sarana buatan dalam negeri.

Halaman:

Editor: editor3

Tags

Terkini

Tol Baru Bawa Untung Besar Untuk Jasa Marga

Senin, 26 September 2022 | 18:09 WIB

Bursa Asia Kebakaran, Saham RAFI Melesat 22,43 Persen

Senin, 26 September 2022 | 17:58 WIB

Rumor Kudeta Xi Jinping Makin Viral, Bursa Asia Ambruk

Senin, 26 September 2022 | 17:37 WIB

IHSG Anjlok, Saham ENZO Terus Ngegas

Senin, 26 September 2022 | 12:17 WIB

HIPMI Ingatkan Pengusaha Potensi Nikel di Sulawesi

Senin, 26 September 2022 | 08:48 WIB

Harga Beras Naik, Mendag: Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Senin, 26 September 2022 | 08:27 WIB
X