SINAR HARAPAN - Harga saham Gajah Tunggal (GJTL) pada akhir perdagangan sesi pertama siang ini Rabu 7 Juni 2023 menguat 1,82 persen ke harga Rp845.
Meski menguat tipis siang ini, secara kumulatif disepanjang tahun 2023 performa saham GJTL telah meroket 50,89 persen.
Posisi harga saham GJTL saat ini pun berada jauh di atas rerata harga 5 dan 20 hari yang masing masing berada pada Rp820 dan Rp810.
Baca Juga: Kinerja Solid, Harga Saham MAPI Breakout Resistance
Jangan heran, hal itu disebabkan harga saham GJTL masih melanjutkan tren bullish yang dikonfirmasi sejak 13 April 2023 lalu melalui persilangan kedua indikator rerata harga tersebut pada harga Rp595.
Tidak hanya itu, berdasarkan data perdagangan 5 hari sebelumnya, saham GJTL pun tengah ramai diborong investor asing, netbuy asing pada saham GJTL dalam periode tersebut tercatat sebesar Rp5,01 miliar.
Asal tahu saja, investor kenamaan Lo Kheng Hong juga merupakan salah satu pemegang saham di emiten ban ini, per 31 Mei 2023, kepemilikan dirinya atas GJTL adalah sebanyak 180.001.000 saham atau setara 5,1 persen dari modal disetor dan ditempatkan oleh perseroan.
Baca Juga: Harga Saham BNBR Menguat Dua Hari Beruntun, Ada Apa?
Ketika menjadi narasumber dalam acara Investalk KSPM FEB Universitas Indonesia yang digelar pada Senin 15 Mei 2023 lalu, pria yang dijuluki 'Warren Buffet Indonesia' ini bahkan mengatakan bahwa penjualan GJTL di tahun 2023 ini diperkirakan mencapai Rp18 triliun.
“Gajah Tunggal itu pabrik ban terbesar di Asia Tenggara. Penjualannya tahun ini mungkin bisa Rp 18 triliun. Gede lho,” Ungka investor legendaris tersebut.
Ucapannya bukan tanpa alasan, dalam kesempatan yang sama dirinya juga mengungkapkan memperhitungkan Book Value Per Share (BVPS), Debt Equity Ratio (DER) dan historikal harga saham perusahaan raksasa ban tersebut.
Baca Juga: Dapat Suntikan PMN Rp8 Triliun, Harga Saham WIKA Melesat
“Kalau kita lihat nilai buku per sahamnya kan Rp 2.000. Utangnya pun semakin hari semakin mengecil. Kalau kita lihat mundur mungkin 10 tahun lalu, harga sahamnya pernah Rp 3.000. Siapa tau kinerjanya semakin hari semakin baik, siapa tau dia bisa kembali ke harga itu lagi,” katanya.
Dari sisi performa keuangan, per 31 Maret 2023 GJTL berhasil mengantongi laba bersih mencapai Rp265,69 miliar. Angka tersebut meroket 271 persen dari periode yang sama sama tahun lalu yang hanya sejumlah Rp71,47 miliar.
Artikel Terkait
Kinerja Cemerlang, Laba Bersih VTNY Melesat 148 Persen
Jajaki Peluang Industri Bioteknologi, Menperin Gandeng Dua Perusahaan Jepang
Pertamina Cetak Pendapatan Tertinggi Sepanjang Sejarah Perseroan, Bukukan Laba Bersih 3,81 Miliar Dolar AS
Harga Saham BNBR Menguat Dua Hari Beruntun, Ada Apa?
Turun Rp5.000, Cek Harga Emas Antam serta Buybacknya Hari Ini
Rupiah Menguat Tipis Didukung Permintaan Surat Berharga Negara (SBN)
KKP Siap Garap Proyek Tambak Udang Terintegrasi Dengan Lahan 1.800 Hektare di Waingapu NTT
Harga Saham YG Entertainment Anjlok 3% Setelah Berakhirnya Kontrak Eksklusif G-Dragon
Kinerja Solid, Harga Saham MAPI Breakout Resistance
Laporan Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Tahun 2023 Tumbuh 4,9%