Sahamnya Terus Sideways Dalam Sebulan, BCIC Setujui Right Issue

- Sabtu, 4 Maret 2023 | 08:38 WIB
Sahamnya Terus Sideways Dalam Sebulan, BCIC Setujui Right Issue. (Foto: Ist)
Sahamnya Terus Sideways Dalam Sebulan, BCIC Setujui Right Issue. (Foto: Ist)

SINAR HARAPANHarga saham Bank JTrust Indonesia (BCIC) terpantau menguat 2,54 persen, namun masih mencatatkan pelemahan sebesar 30,46 persen sepanjang tahun 2023.

Sebelumnya, pada akhir tahun lalu, tepatnya pada tanggal 30 Desember 2022 harga saham BCIC melesat 34,88 persen, penguatan di lanjutkan hingga awal tahun 2023 dan menyentuh harga Rp220 pada 10 Januari 2023. Namun, keesokan harinya harga saham BCIC kembali jatuh sehingga dalam sebulan terakhir ini harga saham BCIC bergerak sideways pada rentang harga Rp116 dan Rp129.

Perlu diketahui, dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) para investor PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) telah menyetujui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue sebagai upaya memperkuat struktur modal perseroan.

Baca Juga: Ekonomi Global Membaik, Harga Saham TRIS Meroket Tembus Resistance

Tidak hanya perseroan, investor juga memiliki peluang untuk mendapat keuntungan. Hal ini juga ditentukan oleh harga pasar dan harga diskon saham baru.

Keuntungan yang diperoleh oleh investor adalah jumlah saham yang dibeli melalui right issue saham sebanding dengan jumlah saham yang dimiliki oleh investor saat ini.

Apabila investor tidak ingin menebus right issue, ia bisa menjualnya kepada standby buyer untuk memperoleh keuntungan. Namun ingat, penjualan right issue hanya bisa dilakukan pada sesi 1 perdagangan saham di bursa dan selama periode trading yang sudah ditentukan sebelumnya.

Baca Juga: Targetkan Laba Rp35,7 Miliar, Harga Saham BDKR Melesat di Hari Perdana

Tidak hanya itu, dalam RUPSLB yang digelar Jumat 3 Maret itu, para pemegang saham BCIC juga menyetujui pengangkatan Masayoshi Kobayashi sebagai Wakil Direktur Utama, efektif sejak diterimanya keputusan persetujuan atas hasil penilaian kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan adanya tambahan modal dari pengendali BCIC yakni J Trust Co, Ltd untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun itu, perseroan merealisasikan tambahan modal tersebut menjadi tambahan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui pelaksanaan right issue lewat Penawaran Umum Terbatas III 2023 (PUT III 2023).

Adapun, jumlah saham yang akan ditawarkan dalam right issue melalui PUT III 2023 sebanyak-banyaknya 10 miliar saham Seri C dengan nilai nominal Rp100 per saham, yang ditawarkan dengan harga yang akan ditetapkan dan diumumkan kemudian di dalam prospektus right issue dengan memperhatikan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Hampir Tembus Resistance, Harga Saham IRSX Balik Arah

Dalam kesempatan ini, Direktur Utama BCI, Ritsuo Fukadai, menyampaikan perseroan telah mempersiapkan langkah strategis untuk menghadapi tahun 2023 yang cukup menantang.

Menurut dia, berbagai tantangan tersebut di antaranya mendorong penyaluran kredit yang prudent dan berkualitas, meningkatkan dana pihak ketiga terutama porsi dana murah, hingga mendukung rencana aksi korporasi menuju penerapan keuangan yang berkelanjutan.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: BEI, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Comex Jatuh, Emas Antam Apa Kabar?

Sabtu, 3 Juni 2023 | 09:35 WIB
X