Unhas Produksi Dua Mobil Hemat Energi

Pin It

twitter / Foto

Salah satu mobil hemat energi besutan mahasiswa Unhas.

Biaya pembuatan mencapai Rp30 juta.

MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar memproduksi mobil hemat energi. Mobil ini masing-masing berbahan bakar listrik dan ethanol untuk berlaga pada Kontes Mobil Hemat Energi di Universitas Brawijaya Malang, 21-25 Oktober mendatang.

Mobil yang diberi nama East Green Car for Indonesian Future (Egrecif) Ethanol tersebut, memiliki kelebihan yaitu bobot yang ringan dan desain yang aerodinamis. Untuk memproduksi mobil ini dibutuhkan dana sekitar Rp30 juta.

"Untuk satu liter ethanol 96 persen, mobil ini dapat menempuh jarak hingga 100Km dengan kecepatan 40 sampai 50 km per jam," kata Manajer Tim Anging Mammiri Unhas Cesar Suwanto yang memproduksi mobil berbahan bakar ethanol tersebut di Makassar, Kamis (15/10).

"Dengan bobot yang ringan dan desain yang aerodinamis ini, konsumsi bahan bakar dapat lebih efisien," katanya.

Sementara, lanjutnya, untuk mobil listrik yang disebut Egrecif Elektrik, mobil tersebut dapat menempuh 70 km per kwh.
"Waktu pengerjaan kami mulai pada bulan enam lalu," imbuh Mahasiswa Teknik Mesin Angkatan 2012 ini.

Mobil berdimensi panjang 250 cm, serta lebar dan tinggi masing-masing 120 cm ini, berkapasitas satu orang. Untuk memproduksi unit ini, kata dia, salah satu kendala yang ia temui adalah sulitnya memperoleh beberapa material di Makassar.

"Kita kesulitan memperoleh material carbon, karenanya kami menggunakan fiber glass untuk body," jelasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Aries Tina menyatakan apresiasinya atas prestasi para mahasiswa ini.
"Selamat atas prestasi yang telah dilakukan bersama, saya ingin meminta jurusan, dosen, dan mahasiswa agar tetap berkarya," katanya.

Dwia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pencapaian prestasi mahasiswa.



Sumber : Antara