PUTRI MULAI DAKI TUJUH PUNCAK TERTINGGI

MEMBAWA MISI PENDIRIAN SEKOLAH ALAM DI PAPUA.

Pin It

thejakartapost.com /

Diansyah Putri F Handayani


DEPOK - Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) angkatan 2000, Diansyah Putri F Handayani mulai mendaki tujuh puncak dunia melalui program Jelajah Putri.“Ini adalah sebuah program di bawah naungan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) yang mempunyai misi "7 Puncak, 2 Kutub, 7 Pilar Edukasi" kata Kepala Humas UI Rifelly Dewi Astuti di Depok, Kamis (1/2/2018).

Dalam program ini, Putri akan melakukan penjelajahan ke 7 puncak tertinggi 7 benua, yaitu puncak Kilimanjaro (Tertinggi di Afrika), Carstenz Pyramid (Tertinggi di Australia dan Oceania), Elbrus (Tertinggi di Eropa), Aconcagua (Tertinggi di Amerika Selatan), Denali (Tertinggi di Amerika Utara), Vinson Massif (Tertinggi di Antartika), dan Everest."Keberangkatannya kali ini adalah untuk melakukan pendakian ke Gunung Aconcagua," ujarnya.

Putri mengatakan ini merupakan pendakian keempat, setelah sebelumnya menyelesaikan pendakian di tiga puncak, yaitu Kilimanjaro, Carstensz Pyramid, dan Elbrus pada kurun waktu Februari 2016-Juli 2017.

Setelah Aconcagua, Putri akan meneruskan pendakian ke tiga puncak berikutnya pada periode Juni 2018-Mei 2019. Selain itu, ia juga akan melakukan penjelajahan dengan menggunakan ski ke dua kutub dunia, yaitu Kutub Utara dan Kutub Selatan. Putri juga membawa misi edukasi dengan cara mendirikan sekolah alam dan kamp pembelajaran sains dan teknologi berbasis lingkungan di pedalaman Papua.

Konsep sekolah alam yang akan didirikan adalah sekolah dasar (SD) yang akan berkolaborasi dengan Gerakan UI Mengajar selama satu tahun.

Jika Putri berhasil menyelesaikan misi pendakian dan penjelajahan ini, ia akan mendapatkan predikat "The Explorers Grand Slam", yakni predikat yang didapat ketika berhasil mendaki puncak-puncak tertinggi di tujuh 7 benua dan menjelajah dengan kaki ke Kutub Utara Geografis dan Kutub Selatan.

Jika sukses, Putri akan menjadi orang Indonesia dan perempuan Asia Tenggara pertama yang berhasil mendapatkan gelar ini. Sampai saat ini, gelar ini hanya berhasil didapatkan oleh 58 orang di seluruh dunia dengan 14 perempuan diantaranya.

Ketua Umum Iluni UI Arief Budhy Hardono mengatakan, Iluni UI mendukung program ini dalam hal upaya pengumpulan dana dan basis legal penyelenggaraan kegiatan.

"Dukungan ini diberikan karena misi ini tidak hanya sekedar pendakian, namun juga suatu penjelajahan yang holistik untuk membawa perubahan dan kontribusi dalam bidang pendidikan di Papua dan daerah pedalaman Indonesia lainnya," katanya.


Sumber : antaranews.com