MIMPI CAROLINE WOZNIACKI TERWUJUD

JUARAI AUSTRALIA TERBUKA 2018 SETELAH KALAHKAN SIMONA HALEP.

Pin It

reuters /

Caroline Wozniacki


MELBOURNE – Gagal dan gagal terus tidak menjadi penghalang bagi petenis Caroline Wozniacki. Dia perlu melewati 43 pertandingan Grand Slam dan dua kali gagal pada final turnamen sebelum akhirnya untuk pertama kali menjuarai Grand Slam setelah tampil sebagai juara Australia Terbuka 2018.

Di final Australia Terbuka, Sabtu (27/1/2018) malam, Wozniacki menghempaskan unggulan kedua Simona Halep 7-6 (2), 3-6, 6-4. Dengan rendah hati, dia meminta maaf kepada Simona Halep.

Wozniacki, tujuh tahun setelah tampil pertama kali pada final Grand Slam pertamanya dalam AS Terbuka 2009, kini bisa menanggalkan predikat "selalu juara tetapi tak pernah menjuarai turnamen besar" yang sejak lama selalu diasosiasikan dengan karir tenisnya.

"Mohon maaf," kata dia dalam laman Sport Illustrated. 

"Saya sudah memimpikan momen ini sejak lama, berada di sini sekarang adalah mimpi yang menjadi kenyataan."

Wozniacki kalah pada dua final AS Terbuka, masing-masing edisi 2009 dan 2014. Sedangkan Halep kalah pada dua final Prancis Terbuka, sebelum mereka saling berhadapan di Melbourne Park pada final Australia Terbuka 2018.

Ini pertama kali terjadi dalam era turnamen Terbuka pemain peringat 1 dan 2 dunia bertemu pada final Grand Slam, tanpa keduanya pernah merasakan gelar Grand Slam.


Sumber : rtr/ant