IZIN LIPSS KARAOKE TERANCAM DICABUT

PASCAPERKELAHIAN KADER GERINDRA DAN BRIMOB.

Pin It

tribunews.com /

Parkiran Lipss Karaoke di Jalan Sukasari, Bogor.


BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat (Jabar) tidak mengeluarkan izin tempat hiburan malam (THM) pascakejadian perkelahian antara anggota Brimob dengan warga sipil yang menewaskan satu orang dan satu lainnya kritis di salah satu THM.

"Saya minta perizinan tidak lagi mengeluarkan izin THM walau untuk karaoke, terutama di wilayah-wilayah yang tidak mudah terpantau," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Bogor, Minggu (21/1/2018).

Tindakan tegas juga diberikan kepada salah satu THM (Lipss Karaoke) yang menjadi lokasi perkelahian antara Brigadir R dan korban F pada Sabtu (20/1/2018) malam, hingga menewaskan Fernando Joshua Woror kader Partai Gerindra di Jalan Sukasari, Bogor Timur."Kami sedang memeriksa izin-izin dari Lipss. Kalau sudah habis izinnya kita tutup langsung, tidak diperpanjang," katanya.

Bima menegaskan kalau izin Lips masih ada pihaknya akan mengkaji untuk dihentikan operasionalnya dengan melihat pelanggaran-pelanggaran yang ada.

Menurut keterangan polisi, perkelahian terjadi antara Briptu ARSS yakni anggota Brimob dengan Fernando Alan Joshua Wowor (26) di parkiran tempat hiburan malam Kota Bogor.

Peristiwa tersebut menyebabkan Fernando meninggal dunia dikarenakan letusan senjata api, sedangkan Briptu R mengalami luka berat dan kritis di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta, akibat dikeroyok sejumlah orang. Polresta Bogor Kota menyelidiki perkelahian tersebut dengan melaksanakan olah tempat kejadian perkara, serta memeriksa sejumlah saksi.


Sumber : antaranews.com