TERSANGKA KONDENSAT, HONGGO WENDRATMO RAIB

SUDAH KABUR DARI SINGAPURA. POLRI BELUM TEMUKAN JEJAKNYA.

Pin It

Dok/ist /

Irjen Setyo Wasisto


JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT TPPI Honggo Wendratmo raib. Sebelumnya yang bersangkutan berada di Singapura. Namun, kini menghilang entah ke mana. Karena itu, Polri hendak melakukan pelimpahan tahap II perkara korupsi kondensat ke Kejaksaan Agung. Polri membantah raibnya Honggo sebagai sebuah kecolongan.

"Kita nggak kecolongan, kita tahu dia ada di Singapura informasinya," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/1/2018).

Terkait kaburnya Honggo dari Singapura, Setyo mengatakan polisi dapat mencari jejak perlintasan antarnegaranya ke Ditjen Imigrasi. Namun, dia menyebutkan, tidak menutup kemungkinan Honggo bepergian antarnegara dengan paspor palsu sehingga sulit dilacak.

"Ya kita cek aja ke Imigrasi, dia gunain paspor nomor berapa. Kita track aja. Itu seluruh dunia bisa ditrack. (Kemungkinan pakai paspor palsu?) Bisa, bisa. Djoko Tjandra (tersangka kasus BLBI) itu gunakan paspor lain," ujarnya.

Jejak-jejak pelarian Honggo Wendratmo terus diburu polisi. Tersangka kasus korupsi kondesat PT TPPI tidak ditemukan di Singapura dan dia kini diduga kabur ke negara lain.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menambahkan, Senior Liaison Officer (SLO) Polri di Singapura tidak dapat menemukan Honggo di negara itu.

"Pada saat SLO kami di sana datangin lokasi, yang patut diduga adalah tempat tinggal dan perusahaan TPPI, ternyata oleh yang ada di sana menyatakan bahwa tersangka HW tidak ada di sana. Yang bukan merupakan PT dari TPPI di lokasi tersebut," katanya siang tadi.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah mendatangi rumah Honggo di Pakubuwono, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan untuk mengumpulkan informasi. Namun, keluarga mengaku tidak tahu keberadaan Honggo saat ini.

Polri telah meminta kepada Interpol untuk menerbitkan red notice atas Honggo sejak 2017. Red notice tersebut telah terbit namun tak kunjung membuahkan hasil. Oleh sebab itu polisi juga mencoba upaya menerbitkan DPO atas Honggo pada Senin (21/1/2018) pekan depan.


Sumber : pelbagai sumber/detik.com