ZUMI TAK TAHU INSTRUKSI PEMBERIAN UANG

GUBERNUR JAMBI ITU DIPERIKSA KPK SELAMA DELAPAN JAM.

Pin It

liputan6.com /

Gubernur Zumi Zola


JAKARTA - Gubernur Jambi Zumi Zola menyatakan dirinya tidak mengetahui ada instruksi pemberian uang kepada anggota DPRD setempat untuk memuluskan pengesahan RAPBD 2018.

"Saya sudah menyampaikan penyerahan apa itu dana uang itu saya tidak tahu menahu," kata Zumi seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/1/2018).

Sejauh ini diketahui instruksi pemberian uang dilakukan oleh anak buah Zumi yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Arfan, dan Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saifudin.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Zumi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut."Silakan tanyakan ke penyidik," katanya seperti dilansir antaranews.com.

KPK memeriksa Zumi sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018 dengan tersangka Saifudin.

Saifudin merupakan Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi yang diduga sebagai pihak pemberi dalam kasus tersebut.

"Saya hari ini memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dari kasus yang terjadi di Jambi beberapa waktu yang lalu dan juga ditanyakan dan sudah saya jawab semua. Untuk detailnya silakan tanyakan kepada penyidik," kata Zumi yang diperiksa sekitar delapan jam itu.

Ia menyatakan bahwa dirinya sebagai atasan memberikan perintah agar pembahasan pengesahan RAPBD Tahun Anggaran 2018 itu harus sesuai prosedur yang berlaku.


Sumber : pelbagai sumber