KBRI: WNI WASPADAI PASCAGEMPA SULAYMANIYAH

BUKA LAYANAN DI EMPAT NOMOR TELEPON.

Pin It

bbci.co.uk /

Warga Iran membangun kemah sementara pascagempa Provinsi Kermanshah.


JAKARTA - Kedutaan Besar RI di Tehran, Iran mengimbau warga negara Indonesia di negara itu meningkatkan kewaspadaan pascagempa 7,3 SR mengguncang Provinsi Sulaymaniyah di wilayah perbatasan Iran dan Irak pada Minggu (12/11/2017) malam.

Kedutaan Besar RI di Tehran, Iran, melaporkan hingga saat ini tidak ada WNI yang dilaporkan menjadi korban akibat gempa itu.

Kantor Berita Iran, IRNA, melaporkan sedikitnya 300 warga di Kermanshah dan Khuzestan meninggal dunia akibat gempa yang guncangannya terasa hingga Qatar itu. Sekitar 2.500 orang terluka.

KBRI Tehran meminta WNI yang jumlahnya sekitar 350 orang di Iran untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan, terutama bagi yang akan bepergian ke Kermanshah dan Khuzestan yang terletak sekitar 400 km dari Qom, wilayah dengan konsentrasi WNI paling besar, yakni 180 orang.

Selain itu, diharapkan semua WNI untuk membawa identitas diri selama bepergian dan senantiasa menjalin komunikasi dengan KBRI dan sesama WNI di Iran.

KBRI Tehran juga membuka saluran langsung 24 jam yang dapat digunakan bagi WNI dan masyarakat Indonesia yang ingin memiliki anggota keluarga di Iran, di nomor +98 912 006 7021, +98 912 963 2269 dan +98 912 824 1668 atau nomor kantor +98 21 8871 5558.




Sumber : antaranews.com