PEMKOT BEKASI PERHATIKAN LAYANAN POSYANDU

INSENTIF UNTUK KADER POSYANDU TERUS DINAIKKAN

Pin It

PEMKOT BEKASI /

Walikota Bekasi Terima Tim Penilai Posyandu Jabar.(humas)

BEKASI--Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan keberadaan Posyandu sangat penting dalam upaya peningkatan kesehatan anak. Oleh karenanya, Pemkot sangat memperhatikan keberadaan Posyandu, bukan hanya fisiknya, melainkan juga para kadernya yang harus diperhatikan kesejahteraannya.

Hal tersebut dikemukakan Rahmat saat menerima tim penilai Posyandu tingkat Jawa Barat, kemarin. Dikatakan,  jumlah penduduk Kota Bekasi 2.477.390 jiwa, dan memiliki posyandu 1,578 dengan komposisi posyandu mandiri 467, purnama 756, dan posyandu madya 355. 

"Pemerintah Kota Bekasi sangat memperhatikan kader Posyandu dengan memberikan insentif untuk para kader yang terus menerus naik.  Tahun 2016 insentif tiap kader diberikan Rp 200.000 per bulan dan  tahun 2017 Rp 300.000. Itu diberikan  kepada 15.780 kader losyandu se-Kota Bekasi," ujarnya.

Diharapkan, Kita  Posyandu Teratai yang berada di Kelurahan Kalibaru Kecamatan Medan Satria dapat membawa nama Kota Bekasi ke arah yang lebih baik, dan menjadi percontohan di Kota Bekasi. Posyandu ini menjadi  penilaian Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2017 menjadi posyandu terbaik se-Jawa Barat.

Kepala DP3A Kota Bekasi Riswanti selaku pelaksana tupoksi posyandu mengatakan, bahwa posyandu bukan hanya melayani ibu, bayi dan balita tetapi menjadi bagian penggerak bidang kesehatan masyarakat. Ia yakin  bahwa fungsi posyandu sebagai preventif atau pencegahan penyakit bukan sebagai kuratif atau pengobatan penyakit. (adv/humas)


Sumber : PEMKOT BEKASI