AIR EMBUN BERMANFAAT KESEHATAN

INI AIR MURNI YANG IDEAL BAGI KESEHATAN DAN KECANTIKAN TUBUH

Pin It

/

JAKARTA--Kita tentu pernah mendengar pendapat yang menyebutkan bahwa air embun sangatlah berbeda dari air biasanya. Bahkan, air embun disebut-sebut masih murni sehingga jika dikonsumsi, maka kita bisa mendapatkan banyak manfaat kesehatan, salah satunya adalah berupa menurunnya kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Apakah hal ini benar adanya?

Profesor Leonardus Broto Sugeng Kardono, PhD, APU yang merupakan professor riset di bidang kimia organik dari LIPI menyebut air embun sebagai air yang berasal dari kelembaban udara. Air ini bisa digolongkan sebagai air murni dan tidak memiliki kandungan anorganik layaknya garam dan klorida, logam berat layaknya timbal dan merkuri, serta pestisida. Karena alasan inilah, air embun dianggap ideal bagi kesehatan dan kecantikan tubuh.

Sebagaimana kita ketahui, tubuh membutuhkan nutrisi yang bisa membantu kesehatan dan lancarnya berbagai sistem di dalamnya, khususnya mineral. Biasanya, kandungan mineral ini bisa didapatkan dari makanan dan minuman yang kita konsumsi layaknya sayuran, buah, atau bahkan air putih. Hanya saja, jika kita mampu mendapatkan air embun yang masih segar dan mengkonsumsinya, maka tubuh akan mendapatkan manfaat berupa penurunan kadar kolesterol jahat dan melancarkan aliran darah yang tentu akan menyehatkan jantung dan menurunkan resiko stroke.

Hanya saja, bukan berarti kita bisa dengan enteng mengambil air embun yang ada di dedaunan pohon-pohonan dekat rumah dan mengkonsumsinya. Bisa jadi dedaunan ini kotor atau terpapar pestisida. Tak hanya itu, air yang ada pada dedaunan tersebut bisa jadi bukan embun namun air hasil proses gutasi atau pelepasan air dari dalam tumbuhan.

Kita bisa mendapatkan air embun ini dengan menggunakan lembaran plastik yang dibentangkan di atas permukaan tanah dan diposisikan agar bisa membentuk corong yang bisa mengumpulkan air embun. Selain itu, kita juga bisa meletakkan semacam kendi atau wadah air dan menempatkannya di tempat dengan udara terbuka. Hanya saja, pastikan wadah air ini tidak terkena debu, polusi, kotoran, air hujan, atau dimasuki hewan. 

 


Sumber : DokterSehat.com