TIM SAR PASTIKAN JALUR EVAKUASI DI KRB G. AGUNG

BANYAK WARGA KEMBALI DARI PENGUNGSIAN UNTUK MEMBERI MAKAN TERNAK

Pin It

/

KARANGASEM ---Kondisi Gunung Agung yang tak menentu membuat beberapa warga nekat kembali ke rumahnya, meskipun lokasi rumah berada pada kawasan rawan bencana (KRB) 3 dan KRB 2. Tim SAR gabungan yang ditempatkan di pos Aju Desa Selat dan Desa Rendang melakukan penyisiran dan menghimbu warga untuk kembali ke pengungsian jika rumahnya berada di KRB.

Dikutip dari laman resmi Basarnas, dalam apel pagi tadi, Jumat (6/10) para petugas Tim SAR juga  diminta untuk memastikan jalur evakuasi yang ideal. Posisi jalur evakuasi harus benar-benar dipahami, jalan aman yang bisa dilalui untuk membawa warga. Yang masih menghawatirkan adalah keberadaan hewan ternak milik warga. Ada beberapa warga yang kembali hanya untuk memberi makan dan memelihara hewan ternaknya, walaupun rumahnya berada di kawasan rawan bencana.

Diperlukan adanya perhatian khusus dan koordinasi yang baik antara tim SAR di lokasi dengan dinas terkait demi mengambil langkah-langkah yang tepat. Meskipun cukup sulit dalam mengkondisikan KRB 3 dan KRB 2 nol (0) penduduk, para petugas diminta tidak menakut-nakuti warga yang dapat menimbulkan kepanikan.

Tim SAR yang berada di pos aju Kecamatan Rendang melakukan pengecekan jalur evakuasi di sekitar wilayah Besakih, sekaligus melihat kondisi terkini warga di lokasi tersebut. Sementara itu mereka yang siaga di pos aju Selat melakukan penyisiran hingga ke Desa Wates Tengah. Terpantau aktifitas warga berjalan normal seperti biasanya.

Di posko pengungsian Desa Les, Buleleng, tim ikut membantu antar jemput pelajar SD Imbas Gugus II Penutukan, memindahkan logistik ke Balai Peternakan dan Pertanian dan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng. Selanjutnya merelokasi 68 orang (asal Desa Ban, Kec. Kubu) yang mengungsi di pos pengungsian Desa Les, diantarkan ke Balai Banjar Desa Les menggunakan truk dump milik Dinas PUPR dan 80 orang pengungsi ke Gudang Batako milik warga. (ay/ hms dps)

 


Sumber : BASARNAS