GILA, EPIN KOMERSIALKAN ISTRINYA

SUAMI ISTRI SIRI ITU DITANGKAP POLISI DI SEBUAH HOTEL DI SURABAYA

Pin It

GARUDA CITIZEN /

SURABAYA--Gila benar Epin, laki-laki yang tega mengkomersialkan istrinya kepada lelaku hidung belang. Meski ia dan TS, istrinya, hanya menikah secara sirri, tetap saja kelakuannya membuat orang geleng-geleng kepala.

Epin, bukan nama sebenarnya, TS dan satu temannya ditangkap polisi di sebuah hotel di Surabaya. Unit III Renakta Subdit  IV Ditreskrimum Polda Jatim menggerebek mereka dan warga Ponorogo tersebut tak berkutik. 

Epin dengan TS adalah pasangan suami istri, meski degan nikah sirih. Keduanya berada di hotel karena Epin mencari tamu untuk booking orang (BO),   dengan cara memposting  “cari partner threesome berbayar not free DM aja jika minat”. Hal ini dilakukan melalui media sosial (medsos) twitter  dengan nama akun tersangka “Pasutri 3 S Surabaya”.

Jika ada tamu yang hendak membooking atau direct message (DM) untuk BO, lalu tamu memberikan nomor PIN BBM kepada tersangka. Setelah itu tersangka mengirim foto , dan apabila tamu cocok, lalu tersangka memasang tarif Rp 500 ribu.

Dikutip dari laman resmi Polri, Tribratanews.polri.go.id, ada beberapa tamu untuk untuk BO, diantaraya akun “Alvino”  dari Jakarta yang menulis di dinding   tersangka “ boleh  gabung?”. Pada Senin (28/8/2017) Alvino mengajak pertemuan  terlebih dahulu dan setelah cocok atau setuju, lalu pada Selasa (29/8/2017)  Al vino mengajak  BO dan tersangka disuruh utuk mencarikan hotel di wilayah Surabaya.

Pendek kata, begitu berada di kamar hotel yang dipesan sebelumnya,  Alvino dan temannya membuka bajunya sendiri dan tersangka juga membuka bajunya sendiri. Kemudian tersangka dan Alvino membuka baju pasangan yang diboking, TS.

Mereka saat telanjang, yang kali pertama melakukan hubungan badan adalah teman Alvino, sedang tersangka dan Alvino  memegangi kedua payudara perempuan yang diboking itu sambil menciumi. Begitu teman Alvino usai, lalu dilanjutkan dengan Alvino berhubungan badan dengan TS. Sesaat kemudian baru dilakukan penggerebekan dan penangkapan.

Barang bukti yang disita uang tunai Rp 1 juta, HP, bill hotel  kamar 302, daftar tamu hotel, transaksi tunai hotel, spei, selimut dan kondom.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 286 atau 506 KUHP, tentang tindak pidana  mengadakan atau memudahkan  perbuatan cabul dengan orang lain dan atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan. Demikian informasi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Senin (12/9/2017).


Sumber : Tribratanews.polri.go.id