ANGGOTA TNI AMUK POLISI DISEL

SERDA WS DITANGKAP SEMALAM.

Pin It

youtube.com /

Serda WS amuk anggota Polantas Pekanbaru.


PEKANBARU – Serda WS, anggota TNI yang melakukan aksi amuk kepada anggota Polantas Polresta Pekanbaru, Riau, Bripda Yoga Vernanto, Jumat (11/8/2017) langsung ditindak tegas. Yang bersangkutan disel di Detasemen Polisi Militer Pekanbaru.

Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim mengatakan, pihaknya menindak tegas Serda WS.

"Kita melaksanakan tindak tegas, tidak mentolerir setiap prajurit yang melakukan pelanggaran," kata Danrem dalam keterangannya di Pekanbaru, Jumat (11/8/2017).

Tindakan tegas tersebut diawali dengan menahan Serda WS di Detasemen Polisi Militer Pekanbaru.

Serda WS ditahan setelah ditangkap pada Kamis (10/8/2017) malam atau beberapa jam setelah melakukan aksi amuk kepada anggota Polantas Pekanbaru, pukul 17.30 WIB. 

Ia menjelaskan usai ditahan, Serda WS akan menjalani pemeriksaan dan menjalani sidang militer sebelum kemudian diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Serda WS ditahan di salah satu sel Denpom. Sel itu tertulis sel isolasi. Dengan mengenakan seragam tahanan bewarna kuning lengkap dengan borgol di kaki dan tangan, Serda WS hanya tertunduk lesu. 

Brigjen TNI Abdul Karim sempat melihat Serda WS di sel tahan, sebelum kemudian memberikan keterangan pers, tepat di depan sel yang bersangkutan.

Dengan adanya insiden tersebut, Abdul Karim juga telah meminta maaf kepada Polri, terutama jajaran Polda Riau. Ia mengakui, aksi yang dilakukan oleh oknum anggotanya tersebut jelas sebuah pelanggaran dan tidak sepantasnya dilakukan. Terlebih lagi, aksi itu menjadi viral dan ditonton jutaan warga Indonesia.


Dalam video yang kini "viral", terlihat anggota TNI memakai jaket coklat dengan kancing terbuka, namun tetap terlihat baju dinas berwarna hijaunya melakukan pemukulan kepada Bripda Yoga.

Dalam kejadian yang terekam kamera berdurasi satu menit lebih turut membuat macet jalan utama Pekanbaru tersebut terlebih lagi waktunya adalah jam sibuk. Ditambah lagi banyaknya masyarakat yang hanya menonton peristiwa tersebut.


Sumber : antaranews.com