WALIKOTA BEKASI MINTA KUALITAS LAYANAN RSUD DITINGKATKAN

DIPERLUKAN PENINGKATAN KERJASAMA ANTARA PETUGAS MEDIS DAN MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Pin It

PEMDA BEKASI /

BEKASI— Walikota Bekasi Rahmat Effendi meminta para dokter meningkatkan mutu pelayanan mereka kepada pasien dan tdak membedakan pasien yang menggunakan Kartu Sehat, BPJS atau kartu lainnya.

Dalam acara dialog dengan para dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Rahmat juga menekankan perlunya komunikasi yang baik antara petugas kesehatan dan menejemen rumahsakit. “Sehingga target - target kinerja yang harus dicapai dalam lingkungan rumah sakit dapat diselesaikan secara team work," ungkapnya.

Dalam dialog tersebut para dokter mengemukakan beberapa permasalahan dan langkah-langkah yang perlu diambil agar kualitas pelayanan RSUD Bekasi makin baik. Misalnya, keluhan mengenai keterbatasan ruang ICU yang hanya memiliki lima tempat tidur, padahal antrean bisa mencapai 20 pasien sehari. Ada juga keluhan mengenai belum adanya Standard Operating Procedure (SOP) rumah sakit, yang bisa berdampak pada masalah hukum, terutama bagi para dokter.

Walikota Rahmat  Efendi meresponnya dengan mengatakan bahwa pihak rumah sakit bisa menetapkan regulasi mengenai langkah-langkah standar penyelamatan pasien. Dia meminta manajemen RSUD bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dewan Pengawas rumah sakit, serta bagian hukum untuk membuat SOP tindakan pertama kepada pasien,  sehingga kinerja dokter terlindungi dan terhindar dari implikasi hukum. (adv/humas)


Sumber : PEMDA BEKASI