WARGA SINGAPURA YANG TENGGELAM DI NTT BELUM DITEMUKAN

TIM SAR KERAHKAN KAPAL DAN HELIKOPTER UNTUK MNCARI KORBAN

Pin It

LINTAS NTT /


KUPANG---Petugas SAR hingga hari ini, Minggu 16 Juli, masih melanjutkan pencarian satu orang warga Singapura yang hilang saat menyelam di Perairan Gililawa Laut Manggarai Barat, NTT.
 
Tim SAR mengerahkan armada kapal dan helikopter untuk mencari korban. Helikopter Dauphin PK TPD Type EC155B1 Indonesia Air Transport melakukan penyisiran ke arah utara pulau Banta, hingga pukul 14.26 Wita tidak membuahkan hasil. Operasi pencarian dilanjutkan dengan   helikopter yang menyisir pantai utara hingga arah Barat pulau Banta, namun hasilnya juga nihil.

Dikutip dari laman resmi Badan SAR Nasonal (Basarnas), penyisiran juga dilakukan menggunakan Sekoci KLM Seamore Papua penyisiran dari TJ. Gililawa hingga Loh Wenci pulau Komodo, bahkan hingga Pulau Toko-toko. Penyisiran terus dilanjutkan menggunakan KN SAR Antareja 233 penyisiran dari LKM hingga kearah Barat Pulau Komodo ± sejauh 15 NM, upaya pencarian dilakukan dengan RIB 400 PK Pos SAR Mabar melakukan pemantauan tim penyelam di Castle Rock, terdiri dari 3 orang master Dive dari KLM Gaialove, KLM Gaialove melakukan penyisiran di sekitar LKM, Speed Boat Polair Labuan Bajo, Sekoci KLM Gaialove melakukan penyisiran dari Gililawa hingga kearah Barat pulau toko-toko.

Disebutkan bahwa lima orang Dive Master dari KLM Seamore Papua melakukan penyelaman di sekitar LKM. hingga pukul 18.00 Wita namun tidak membuahkan hasil.  Unsur SAR yang terlibat Kansar Kupang, Pos SAR Mabar, KN SAR Antareja 233, Speed Boat Polair L. Bajo, KP3L Mabar, KLM Seamore Papua, KLM Gaialove, dan Keluarga korban. 


Sumber : Basarnas