MATA KERING AKIBAT ASYIK DENGAN GADGET

PENERANGAN DAN JARAK MATA JUGA MENANTUKAN PENGARUHNYA PADA MATA

Pin It

WORDPRESS.COM /

Kecanduan gadget

 

JAKARTA—Gadget saat ini sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Penggunaannya memang mempermudah tugas dan pekerjaan, namun banyak pula yang sekdar untuk pengisi waktu luang. Tanpa disadari penggunaan gadget secara terus menerus dapat mengakibatkan berbagai masalah pada mata. Misalnya,  mata lelah ,merah, penglihatan yang buram, mata kering hingga iritasi ringan.

Penggunaan gadget yang populer antara lain:

1.       Bermain Games: Beberapa pakar berpendapat bahwa bermain video games terlalu lama dalam jangka panjang akan menimbulkan resiko mata minus atau rabun jauh, seperti halnya efek yang ditimbulkan bila kita terlalu lama bermain komputer. Efek lainnya antara lain kelelahan mata, pandangan kabur, hingga sakit kepala yang muncul saat kita sudah asyik dengan permainan dan lupa untuk beristirahat. Masalah penglihatan yang disebabkan video games adalah karena mata yang tidak lagi terfokus pada permukaan yang datar namun secara terus menerus akan merubah fokus sehingga terjadi kelelahan. Mata cenderung "terkunci” ke dalam layar. Hal ini dapat menyulitkan mata untuk fokus pada objek lain bahkan dalam waktu lama setelah selesai bermain. Selain itu, mata juga akan jarang berkedip dan menyebabkan kekeringan.

2.       Bekerja Menggunakan Laptop atau Komputer: Sebenarnya layar komputer atau laptop tidak menimbulkan radiasi yang berbahaya bagi mata.  Namun terkadang kita yang salah dalam menempatkan dan mengatur cahaya dari layar tersebut. Sebaiknya letakan monitor sekitar 50-60 sentimeter dari mata. Penerangan dari laptop tidak boleh terlalu terang dan tidak boleh terlalu redup. Cahaya laptop sebaiknya sedang dan ada penerangan di ruangan (di atas) laptop. Ada sebagian orang yang memasang alat pengurang paparan ultraviolet pada layar monitor. Sebenarnya efeknya tidak terlalu optimal. Dan yang terpenting, istirahatkan mata Anda setiap 20 menit sekali.

3.       Smartphone dan Tablet: Smartphone dan tablet banyak sekali di gunakan untuk membaca email ,sms,browsing internet sampai untuk menonton video. Dari studi diketahui bahwa kelelahan mata dapat terjadi apabila kita melihat melalui screen yang kecil dalam durasi yang lama.Umumnya orang menggunakan smart phone dan komputer tablet dengan jarak yang lebih dekat.  Memperbesar ukuran font pada gadget dan mengatur jarak kira-kira 30 – 40 cm dari mata dapat membantu mengurangi gejala mata lelah.

Mata Kering

Sebuah studi mengungkapkan ada peningkatan gejala mata kering di kalangan pasien usia muda akibat terlalu lama terpapar perangkat digital.

Amber Gaume Giannoni, spesialis optometri bersama College of Optometry di University of Houston, mengatakan semakin lama anak-anak menatap layar, mereka cenderung lebih jarang berkedip. Ini mengakibatkan mata kering karena berkedip membantu merangsang kelenjar digunakan untuk melembabkan mata.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa anak-anak berusia delapan tahun dapat menghabiskan enam jam sehari di depan layar, seperti dilansir kantor berita Xinhua. Giannoni menyarankan agar orang tua membatasi waktu menonton di gadget bagi anak-anak mereka dan memperhatikan gejala seperti mata merah, menggosok mata dan kedipan yang terlihat dipaksakan.

Dia merekomendasikan metode 20-20-20 untuk mengurangi ketegangan mata - istirahat 20 detik setiap 20 menit menatap perangkat digital, dan menonton dengan jarak 20 kaki (sekitar enam meter) atau dari jauh. Saat ini penggunaan gadget seakan sudah menjadi kebutuhan yang sulit di lepaskan dari kegiatan sehari-hari.

Terapkan 'eye exercise' untuk mengurangi dampak buruk dari penggunaan gadget.Terapkan aturan 20/20 artinya luangkan waktu 20 detik untuk melihat benda benda sejauh 20 meter setiap 20 menit saat menggunakan gadget. Gunakan gadget dengan cara yang tepat sehingga Anda dapat menggunakannya dengan nyaman dan penglihatan  tetap aman.

 


Sumber : BERBAGAI SUMBER