JUVENTUS VS REAL MADRID BEREBUT TROFI LIGA CHAMPIONS

MADRID PALING PRODUKTIF MENCETAK GOL. JUVENTUS PALING SULIT DITEMBUS LAWAN

Pin It

istimewa /

CARDIFF--Juventus dan Real Madrid akan berebut gelar juara Liga Champons Eropa dalam laga final yang diperkirakan berlangsung ketat dan keras di stadion Millenium Cardiff, Minggu (4/6/2017) dini hari WIB.

Juventus sangat berambisi untuk merebut gelar Raja Eropa tahun ini setelah terakhir menjuarai Liga Champion pada 1996. Kini saatnya Gianluigi Buffon dan kawan-kawan melengkapi piala bergengsi itu setelah musim ini menjuarai Serie A dan Coppa Italia. Juventus tampil sangat solid terutama di barisan pertahanan, bahkan mampu mendepak Barcelona pada semi final.

Namun rival yang dihadapi adalah Real Madrid yang prestasinya di Eropa lebih mencorong ketimbang Juve. Madrid yang kini dilatih Zienedin Zidan telah memenangkan trofi Liga Champions sebanyak 12 kali sehingga akan tampil dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Madrid melaju ke final setelah menyingkirkan tim senegara, Athletico Madrid.

Kiper yang sekaligus kapten Juventus, Gianluigi Buffon, optimistis menghadapi final Liga Champions besok malam, namun ia mengingatkan anggota timnya mewaspadai tiga pemain  Madrid, yaitu Ronaldo, Gareth Bale dan Benzema. "Melawan Real Madrid adalah pertandingan yang sangat penting. Kami memiliki kesempatan untuk membuat sejarah dalam sepak bola Italia dan Eropa," ucap Buffon.

Madrid juga menyegani Buffon yang sangat tangguh di bawah mistar gawang Juventus. Musim ini, dia berhasil membawa I Bianconeri menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan dalam pergelaran turnamen paling elite Benua Biru. Bahkan, Buffon cuma tiga kali memungut bola dari gawangnya dan menorehkan delapan clean sheet.

Pemain Barcelona, Xavi Hernandez menilai peluang Juventus dan Real Madrid seimbang. Keduanya sama kuat dalam catatan pertemuan sejauh ini. Final kali ini merupakan duel antara tim paling tajam dengan tim paling sulit ditembus.

Real Madrid adalah tim paling produktif di Liga Champions musim ini dengan 32 gol, sedangkan Juventus mengemas 21 gol. Tapi Juventus menunjukkan ketangguhannya di lini pertahanan, terbukti hanya kebobolan tiga kali sepanjang turnamen, sedangkan Madrid kemasukan 17 gol. "Juventus sudah melakukan segala sesuatunya dengan baik bertahun-tahun. Madrid juga sangat tangguh,” katanya

Xavi lebih ingin Juventus memenangi Liga Champios musim ini, bukan semata karena Madrid adalah rival terberat Barcelona di Liga Spanyol. “Saya ingin mereka menang demi Buffon dan Dani Alves, yang layak akan trofi itu. Dani adalah pemain impresif yang sudah membuat perbedaan dalam perjalanan menuju final. Saya juga punya hubungan yang sangat baik dengannya," katanya.


Sumber : Berbagai sumber