KALLA DAN PENCE SAKSIKAN PENANDATANGANAN MOU

KERJASAMA INVESTASI DAN PERDAGANGAN BERNILAI MILYARAN DOLLAR

Pin It

istimewa /

JAKARTA--Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wakil Presiden Michael Pence menyaksikan penandatangan dua nota kesepahaman (MoU) bidang energi antara perusahaan Indonesia dan Amerika, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat.

MoU antara Pertamina-ExxonMobil tentang LNG senilai US$6 miliar dolar AS dan Perusahaan Listrik Negara (PLN)-Pacific Infra Capital tentang turbin pembangkit listrik di Jawa dan Bali senilai 2 miliar dolar AS.

Wapres Pence mengatakan kerja sama tersebut akan bermanfaat dan menguntungkan kedua negara. "Saya menantikan untuk mengupayakan hubungan yang kuat dengan Anda saat ini dan di tahun-tahun berikutnya demi keuntungan bagi kedua bangsa kita," katanya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia Brian McFeeters telah menyaksikan penandatanganan enam nota kesepahaman (MoU) kerja sama bisnis Indonesia-AS yang telah berlangsung di Indonesia.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan dalam rangkaian acara Pertemuan Bisnis AS-Indonesia yang akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wapres AS Michael Pence. Enam MoU antarpebisnis tersebut mencakup bidang energi listrik, teknologi informasi, dan energi terbarukan dengan total nilai lebih dari 10 miliar dolar AS.

Perusahaan Indonesia dan AS yang menandatangani perjanjian bisnis tersebut, berturut-turut adalah PLN-Applied Materials, Jababeka Infrastructure-Greenbelt Resources, PLN-Halliburton, PT Dirgantara Indonesia-Honeywell Aerospace, TNI-Lockhead Martin, dan PT Indonesia Power, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB)-PowerPhase.

Keenam proyek tersebut telah mulai dikerjakan di Indonesia, termasuk kerja sama TNI AU dan Lockhead Martin dalam pelatihan pilot dan perawatan pesawat tempur F-16 yang bersifat kemitraan publik-swasta.

Menteri Jonan dan Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia juga menyaksikan penganugerahan apresiasi Pemerintah AS untuk kerja sama bisnis yang dinilai sukses antara perusahaan Amerika dan Indonesia, yakni Pemerintah Daerah Samarinda, Kalimantan Timur-NextGen, Ormat-PLN, dan General Electric-PLN.

 


Sumber : Antaranews.com