4 STAF BAWASLU JATIM DIJEBLOSKAN KE RUTAN MEDAENG

KEJATI JATIM TETAPKAN MEREKA SEBAGAI TERSANGKA KORUPSI DANA HIBAH RP 142 MILYAR

Pin It

istimewa /

SURABAYA--Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, mengeksekusi 4 (empat) orang staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim, Rabu, (19/4), ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas I, Medaeng, Surabaya. Keempat Tersangka yang dieksekusi yakni; Samudji Hendrik Susilo Bali, SH., MM., Arif Rasmadin, SH., Imam Widodo dan Darmini Binti Jumiati.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung, SH., menuturkan, 4 (empat) orang staf Bawaslu Jatim, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Hibah Jatim sebesar Rp 142 miliar saat Pilkada Jatim 2013 lalu.

Dikutip dari laman resmi Kejaksaan RI, para tersangka membuat kontrak fiktif pengadaan barang dan jasa, serta mereka bekerja sama mengubah rencana anggaran biaya, lalu tidak menyetor sisa pembiayaan anggaran, dan juga tidak menyetorkan bunga bank.

Berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), negara dirugikan sebanyak Rp5,6 miliar akibat manipulasi anggaran tersebut, “tuturnya.

"Mereka dijerat dengan Pasal 2 (dua) ayat (1), Pasal 3 (tiga) juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 juncto Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke– 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.(sy)



Sumber : HUMAS KEJAKSAAN AGUNG