LABA ASTRA GROUP CAPAI RP 5,2 TRILYUN

LINI OTOMOTIF NAIK SIGNIFIKAN, LABA KUARTAL PERTAMA 2017 SEBANYAK RP 2,3 TRILYUN

Pin It

Astra Int /

Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (ketiga kanan) bersama direktur baru Astra International Henry Tanoto (keempat kanan), Direktur Independen Astra International Bambang Widjanarko Santoso (kedua kanan) dan jajaran direktur lainnya (ki-ka) Djony Bunarto Tjondro, Johannes Loman, Suparno Djasmin, Chiew Sin Cheok, dan Gidion Hasan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta (20/4).

JAKARTA –Keuntungan bersih grup PT Astra International Tbk (ASII) dalam kuartal pertama tahun ini mencapai Rp 5,1 trilyun, meningkat 63% dibandingkan triwulan pertama taun lalu. Sumbangan terbesar diperoleh dari lini bisnis otomotof  yang mencapai Rp 2,3 trilyun.

Kinerja grup Astra selama triwulan pertama 2017 sangat baik, mencakup seluruh lini bisnis. Penjualan bersih seluruh lini bisnis yang sudah dikonsolidasi mencapai Rp 48 trilyun, meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto, mengatakan penjualan nasional mobil Astra meningkat 27% menjadi 161.000 unit, mendorong peningkatan pasar dari 48% menjadi 57%. Secara nasional, penjualan mobil naik 6% menjadi 283.000 unit. "Selama periode ini, grup telah meluncurkan satu model baru dan dua model revamped," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima sinarharapan.co Kamis (20/4/2017).

Untuk kendaraan roda dua, PT.Astra Honda Motor (AHM) membukukan kenaikan pangsa pasar dari 72% menjadi 77%, yang ditopang oleh peluncuran empat model baru dan enam model revamped selama periode Januari-Maret 2017.

Astra Otoparts, bisnis komponen grup, mencatat peningkatan laba bersih sebesar 83% menjadiRp148 miliar, didorong oleh peningkatan pendapatan dari bisnis pasar pabrikan otomotif (original equipment manufacturer/OEM).

Penjualan merek mobil di bawah kendali ASII meliputi Toyota, Daihatsu, Isuzu  dan Peugeot, pada triwulan pertama tahun, Januari-Maret 2017, membukukan performa menggembirakan.

Berdasarkan data ASII yang mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan total penjualan merek mobil di bawah Astra grup tersebut mencapai 160.943 unit atau dengan penguasaan pasar (market share) sebesar 57%. Di periode itu, total penjualan mobil secara nasional mencapai 282.596 unit.

Sektor otomotif merupakan lini bisnis yang menjadi penopang utama kinerja Astra secara keseluruhan. Pada tahun buku 2016, lini bisnis otomotif perseroan mencetak laba bersih sebesar Rp9,2 triliun, sebagian besar ditopang oleh kesuksesan peluncuran model baru. Lini otomotif menjadi penyumbang terbesar terhadap laba bersih perseroan dengan kontribusi laba Rp9,2 triliun atau 60,5%.

Grup Astra juga mengembangkan beberapa lini bisnis lain seperti perbankan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, infrastruktur dan logistik, teknologi informasi dan sektor properti. Lini bisnis perbankan mencatat laba bersih kedua terbesar setelah otomotif yaitu mencapai Rp 1,124 trilyun atau mencatat kenaikan 75% dibandingkan posisi Maret tahun lalu sebanyak Rp 641 milyar.


Sumber : PT ASTRA INTERNATIONAL TBK