TERDAKWA HUMAN TRAFFICKING DIANA AMAN KINI DPO

KABUR SETELAH DIALIHKAN STATUSNYA MENJADI TAHANAN KOTA.

Pin It

Humas Kejaksaan RI /

KUPANG--Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang, menetapkan terdakwa kasus perdagangan orang (human trafficking), Diana Aman, masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Direktur PT Pancamanah Utama itu, kabur setelah dialihkan penahanannya menjadi tahanan kota oleh Pengadilan Negeri (PN) Kupang.

Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, (Aspidum Kejati NTT), Budi Handaka, SH., Rabu, (19/4), menuturkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kupang menetapkan Diana Aman sebagai DPO, pihak kejaksaan juga mengeluarkan pencekalan keluar negeri terhadapnya, “tuturnya.

Diana Aman, sudah empat kali tidak menghadiri sidang di PN Kelas IA Kupang. Namun sidang tetap dilanjutkan dengan pembacaaan tuntutan, walau tanpa dihadiri terdakwa atau in absentia, “ujarnya.

Dikutip dari laman resmi Kejaksaan RI, Diana Aman, merupakan satu dari 13 terdakwa yang diduga menjual Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, bernama Yufrinda Selan, dimana dokumen pemberangkatannya dipalsukan dan namanya diubah menjadi Melinda Sapay.

Yufrinda Selan, merupakan TKW yang meninggal dunia di Malaysia dengan tubuh penuh jahitan.(sy)

 


Sumber : HUMAS KEJAKSAAN AGUNG