Once: Kebebasan dalam Album Kedua

Once mendapatkan kepuasan sendiri dalam mengemas album keduanya, termasuk memilih musikus dalam perekamannya.

Pin It

sidomi.com / Foto

Elfonda Mekel Alias Once

Elfonda Mekel alias Once mengeluarkan album kedua berjudul Intrinsik. Album ini menjadi petualangan pertamanya sebagai produser musik. Ya, mantan vokalis Dewa 19 ini juga memulai perjalanan pertamanya dalam label rekaman baru Djagonya Musik.

Sebelumnya, album solo perdananya berjudul Once berada dalam naungan label rekaman Aquarius Musikindo. Sejatinya, ia telah mengawali karier sebagai solois sejak 1999. Kala itu, ia merilis single berjudul “Anggun” yang diciptakan Ahmad Dhani. Setelah itu, ia bergabung dengan band Dewa 19 pada 2000. Band yang dipimpin Ahmad Dhani itu sukses menelurkan hit. Sayangnya, pada 2011 ia keluar dari band yang terkenal dengan hit, seperti “Pupus”, “Roman Picisan”, “Cemburu”, dan “Separuh Napas”.


Dewa 19 bukanlah band pertamanya di industri musik. Pada 1989, ia sempat bergabung dengan Fargat 27 yang merupakan band bentukan Andy Liany, Ronald, dan Pay. Band ini merilis album berjudul Seribu Angan.


Setelah keluar dari Dewa 19, Once semakin mantap dengan perjalanan hidupnya sebagai solois. Bahkan, ia berani menjadi produser.


“Saya sebagai eksekutif produser tepatnya. Saya mendapatkan kepuasan tersendiri dengan mengemas album ini. Saya juga lebih bebas memilih musikus yang terlibat dan perekamannya. Ada kepuasaan tersendiri saat saya bisa terjun lansung dalam album ini,” ucap Once.

Ia mengaku banyak belajar saat merilis album pertamanya. Pelajaran itu mengawalinya untuk terjun lebih dalam di industri musik. Apalagi, ia sudah terjun sebagai musikus sejak 1989. Saat ini ia mulai belajar dalam bisnis musik.


“Saya sudah belajar dari album pertama. Tentunya, album ini akan berbeda dengan album pertama. Saya juga mulai mengerti proses produksi pembuatan album dengan bantuan teman-teman,” tuturnya.


Pembuatan album ini pun memakan waktu lama. Ia mengaku perlu waktu dua tahun dalam pengerjaan album ini. Alasannya, ia ingin peluncuran album ini tepat sasaran.


Libatkan Pay dan Rizal Mantovani

Ada 12 lagu dengan 10 lagu baru dan dua lagu lama yang diaransemen kembali, di antaranya “Cakrawala”, “Di Bawah Mentari”, “Gemuruh”, “Hari Ini Juga”, dan “Abadi Untukmu”.


Album ini juga melibatkan sederet musikus terkenal, seperti Pay, Dewiq, Wawan Taroek, Budi Bachtiar, Nur Satriatama, Ivan Jackpot, Aldy Kanda, dan Opick.


Klip video “Generasi” disutradarai Rizal Mantovani dan Richard Buntario. Sebagaian besar syuting dilakukan di Jakarta saat car free day. Menurut Once, lagu ini bertema positif dan bercerita tentang cinta lingkungan. “Saya berharap waktu itu nggak mau banyak terlihat di video biar orang-orang banyak saja yang kelihatan,” ucap Once.




Sumber : Sinar Harapan