Bom Pakistan Tewaskan 26 Orang

Kelompok militan Taliban mengaku bertanggung jawab

Pin It

AFP PHOTO / A MAJEED

KUMPULKAN BARANG BUKTI – Anggota keamanan Pakistan mengumpulkan barang bukti di lokasi bom yang meledak di Mardan, Pakistan, Selasa (29/12). Sedikitnya 26 orang tewas akibat bom bunuh diri yang dilakukan oknum kelompok militan Taliban.

ISLAMABAD – Sebuah serangan yang diduga merupakan bom bunuh diri meledak di Mardan, kawasan barat laut Pakistan, Selasa (29/12). Pihak kepolisian menyatakan setidaknya ada 26 korban akibat insiden tersebut.  

Bom tersebut meledak di luar kawasan kantor Badan Arsip dan Registrasi kota Mardan. Kantor tersebut berisi kartu tanda pengenal warga sipil. Pelaku bom tersebut disinyalir tiba di lokasi dengan menggunakan motor dan meledakkan dirinya sendiri saat pihak keamanan kantor memberhentikannya.
 

Deputi Inspektur Jenderal Mardan, Saeed Wazir menyatakan bahwa jika pelaku pemboman tersebut tidak dihentikan oleh pihak keamanan diduga jumlah korban yang meninggal akan lebih besar. Ia menambahkan bahwa bahan peledak yang digunakan berbobot 12 kilogram.
 

Tak lama setelah kejadian ini, kelompok Jamaat-e-Ahrar mengaku terlibat dalam kejadian ini. kelompok ini adalah kelompok yang memisahkan diri dari kelompok Taliban. Kelompok ini pula terlibat dalam insiden peledakan di Wagah (2014) yang memakan 50 korban.
 Ledakan ini menjadi salah satu ledakan terparah sejak Desember lalu setelah penyerangan terhadap 150 murid dan guru di daerah Peshawar.  

Sejauh ini, pihak pemerintah menyatakan bahwa ke-26 korban yang meninggal mayoritas adalah warga negara sipil. Pihak rumah sakit Bacha Khan menyatakan bahwa setidaknya suda 16 jenazah yang tiba dan puluhan korban luka-luka.
 

Sementara kelompok militan Taliban juga kerap bertikai dengan pemerintah Pakistan. Situasi ini memang sudah tidak lagi asing bagi warga Pakistan. Kelompok tersebut kerap bergeriliya dari pasukan keamanan Pakistan selama beberapa tahun terakhir. Bahkan pihak keamanan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan memberikan kesempatan untuk mereka menjalankan aksinya.

Sebelumnya, beberapa anggota Taliban lengkap dengan senjata juga pernah menyerang angkatan udara di kawasan Peshawar yang mengakibatkan 29 orang tewas. 

Sumber : BBC