Dua Pesawat Evakuasi Polisi Ditembak di Papua

Bripda Rian yang mengalami luka tembak, sekitar pukul 14.55 WIT, tiba di Timika dan langsung dibawa ke RSUD Mimika di Timika.

Pin It

Antara / Foto

BERJAGA-Sejumlah personil dari Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif Linud 431 Satria Setia Perkasa berpatroli saat Pilkada Serentak di Arso I, Kabupaten Keerom, Papua berlangsung, Rabu (9/12).

JAYAPURA-Tiga jenazah dan dua korban hidup anggota Polsek Sinak yang menjadi korban penyerangan kelompok bersenjata, Minggu (27/12) malam, dievakuasi menggunakan dua pesawat berbeda yakni Trigana dan Demonim. Petugas Trigana Air Sentani, Zaenal, yang dihubungi Antara, Senin membenarkan, pesawat twin otter milik Trigana saat ini dalam penerbangan menuju Sentani dengan membawa dua korban.

"Belum dapat dipastikan jenazah siapa yang dibawa dengan pesawat Trigana, karena kami cuma mendapat info bila dua jenazah diangkut dengan pesawat kami," aku Zaenal yang dihubungi melalui telepon selular seraya mengatakan pesawat diperkirakan tiba pukul 15.24 WIT.

Sedangkan Bripda Rian yang mengalami luka tembak, sekitar pukul 14.55 WIT, tiba di Timika dan langsung dibawa ke RSUD Mimika di Timika.

Tiga orang dilaporkan tewas dan dua lainnya luka-luka, dalam aksi penyerangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata terhadap Polsek Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui, penyerangan yang terjadi sekitar pukul 20.45 WIT itu menyebabkan tiga anggota polisi meninggal dan dua lainnya mengalami luka tembak.

Identitas anggota kepolisian yang meninggal itu, yakni Briptu Ridho, Bripda Arman, dan Bripda Ilham, sedangkan yang mengalami luka tembak yakni Briptu Suma dan Bripda Rian.




Sumber : Antara