Jangan Biasakan Hal-hal Ini jika Tidak Ingin Baterai Ponsel Cepat Rusak

Anda sendiri yang menentukan seberapa panjang umur baterai ponsel yang dimiliki.

Pin It

Ist /

 Menggunakan ponsel, khususnya ponsel pintar, kini telah menjadi gaya hidup yang tak bisa dielakkan lagi. Hampir seluruh lapisan masyarakat seakan tidak bisa melepaskannya genggamannya dari ponsel karena mesti berhubungan dengan banyak orang, sekadar berinteraksi di media sosial, sampai guna mengurusi masalah pekerjaan. Sebab itulah, ponsel mesti dipastikan selalu dapat menyala kuat dan untuk persoalan satu ini, baterai ponsel sangat berpengaruh.  

Kerap kali ditemukan baterai ponsel yang menggelembung ataupun bocor sehingga tidak tahan lama untuk mendayai ponsel Anda. Tentu hal ini sangat mengganggu aktivitas sebab sebentar-sebentar Anda harus mengisi ulang daya. Berbagai asumsi pun dikeluarkan dan muncul anggapan baterai merek ponsel tertentu memang tidak bagus dan tidak awet untuk digunakan.  Padahal sebenarnya, merek ponsel tidak terlalu berpengaruh terhadap keawetan baterainya.

Jika dirawat secara tepat, baterai ponsel Anda dijamin tidak akan cepat aus. Sebaliknya, kebiasaan-kebiasaan yang salahlah yang menjadi faktor kuat membuat baterai ponsel Anda cepat rusak. Daripada menyesal saat baterai ponsel Anda telah rusak, lebih baik sedari awal hindari kebiasaan-kebiasaan di bawah ini saat menggunakan ponsel dan baterainya.  

Mengisi Baterai Setelah Mati

Mungkin Anda juga termasuk orang yang mengisi baterai jika ponsel Anda benar-benar mati dengan anggapan cara ini bisa membuat umur baterai lebih lama. Padahal, kebiasaan yang satu ini justru bisa membuat baterai rawan rusak. Hal ini karena ketika dibiarkan mati terlebih dahulu, baterai ponsel menjadi kehilangan sedikit kemampuannya dalam menyerap daya ketika di-charge.

Jika terus dilakukan, lama-kelamaan daya penyerapan baterai milik Anda akan semakin melemah.
Saat terbaik mengisi baterai adalah ketika daya baterai cukup sekarat, sekitar 10-20 persen. Hindari pula mengisi baterai ponsel ketika dayanya masih cukup tinggi karena penyerapan baterai tidak akan optimal.  


Mengisi Daya Baterai Semalaman

Kebanyakan orag lebih sering mengisi daya baterai pada waktu malam, tepatnya setelah beraktivitas. Saat diisi pada malam hari inilah, ada kecenderungan Anda memutuskan tidur terlebih dahulu dan membiarkan ponsel ter-charge selama semalaman. Kebiasaan ini dianggap efektif karena pada saat pagi hari Anda terbangun, baterai ponsel Anda telah terisi penuh.  

Apabila Anda termasuk pihak yang sering melakukan kebiasaan semacam ini, lebih baik segera hentikan. Jika dibiarkan terus-menerus, mengisi daya semalaman hanya menyebabkan umur baterai ponsel tidak akan bertahan lama. Mengisi daya baterai ponsel semalaman hanya membuatnya mengalami kelebihan kapasitas yang tidak tertampung dan membuat baterai cepat bocor.  


Membiarkan Ponsel Terpakai dalam Kondisi Panas

Kebiasaan ini memang sulit dihindari sebab penggunaan ponsel seakan telah menjadi kebutuhan dan gaya hidup di sebagian besar masyarakat. Ditambah lagi, kondisi sinyal yang tidak stabil di Indonesia membuat ponsel cenderung panas sebab mesti mencari sinyal kuat setiap waktu. Padahal jika dipakai dalam kondisi panas dalam jangka waktu lama, kemampuan penyerapan baterai bisa berkurang sampai 20 persen dalam setahun.  

Anda bisa sedikit meringankan dampak kebiasaan ini dengan tidak membiasakan diri menggunakan ponsel untuk bermain game dalam jangka waktu berlebihan. Sebaiknya, hindari pula memakai ponsel saat suhu udara sedang panas-panasnya, seperti ketika berada di luar ruangan yang mendapat terik matahari.
 


Tidak Penuh Mengisi Daya Baterai

Sering kali karena masalah waktu atapun ingin cepat-cepat menggunakan ponsel, Anda akhirnya memilih menuntas lebih awal pengisian daya baterai. Alhasil, daya ponsel Anda tidak terisi penuh sehingga dalam beberapa saat kemudian, baterai ponsel Anda mesti diisi ulang. Hal ini jika dibiarkan terus-menerus sangat mungkin membuat baterai ponsel cepat bocor dan Anda harus menggantinya dengan yang baru.  

Setiap baterai ponsel memiliki batas dalam pengisian daya. Keterbatasan ini menyangkut umur baterai pula, terutama baterai jenis Li-lon. Jika Anda terbiasa tidak penuh mengisi daya baterai, Anda harus mengisi dayanya berulang kali lebih banyak dibandingkan ketika mengisinya secara penuh. Padahal, setiap pengisian daya yang Anda lakukan akan mengurangi usia baterai ponsel yang Anda miliki.  

Sumber : Sinar Harapan