Bekal Anak di Tahun Baru, Apa Saja?

Buah hati Anda sudah menunggu dengan senang hati.

Pin It

Ist /

Tahun baru merupakan tahun penuh harapan dan peluang untuk meraih keberhasilan yang berbeda dibandingkan tahun yang lama. Tidak hanya milik orang dewasa, keberhasilan juga diharapkan dinikmati anak-anak, misalnya berhasil dalam studi atau dalam mengembangkan hobi dan bakatnya. Orang tua perlu lebih cerdas mempersiapkan anak di tahun yang baru agar buah hati semakin ceria, tanpa kehilangan kecerdasan dalam berpikir dan bertindak.

Lebih bijak jika orang tua memahami bekal apa saja yang harus diberikan kepada anak di tahun yang baru. Dengan demikian, buah hati lebih terarah dalam menikmati masa kecilnya, dengan menjalani studi yang oke, serta mendapatkan hiburan yang menyegarkan dari orang-orang yang dikasihinya. Berikut ini beberapa bekal yang bisa diberikan orang tua kepada anak di tahun yang baru.

Ilmu Pengetahuan
Apakah di tahun yang lama anak tidak diberikan bekal ilmu pengetahuan sehingga di tahun yang baru hal itu perlu diberikan? Tentu saja tidak. Ilmu pengetahuan berkembang, demikian pula dinamika pelajaran di sekolah. Tahun yang lama, buah hati sudah menguasai ilmu pengetahuan yang sudah seharusnya dikuasainya. Di tahun yang baru, anak perlu mengembangkan wawasan, sehingga orang tua semakin memperhatikan bekal ilmu pengetahuan ini kepada anak.

Kita bisa membekali anak dengan membelikan buku-buku baru, yang sesuai dengan dunia sekolahnya. Bisa juga kita memasukkan buah hati ke bimbingan belajar, fokus kepada ilmu yang belum dikuasainya dengan sempurna. Orang tua juga bisa memberikan peralatan teknologi internet yang lebih baik, dengan koneksi lebih lancar, sehingga buah hati bisa menambah wawasan melalui dunia maya. Bekal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan ini bermanfaat untuk anak agar tingkat kecerdasannya semakin bertambah. Anak pun akan semakin siap menyambut tahun yang baru, dengan harapan baru, impian baru, menuju peningkatan prestasi di dunia akademik, tanpa kehilangan keceriaan dan kebahagiaan bersama orang tua di rumah.

Peralatan yang Berkaitan dengan Hobinya
Anak-anak memiliki hobi yang digelutinya dengan riang hati. Orang tua perlu lebih memperhatikan hal ini sehingga bisa mendukung buah hati dalam mengisi waktu luang, menjalankan hobi dengan senang hati. Jika hobi anak membutuhkan peralatan, misalnya alat-alat musik atau olahraga, perhatikan apakah orang tua perlu membelikannya. Bisa jadi alat-alat olahraganya sudah rusak atau alat musiknya ada yang perlu diganti. Hal yang penting, di tahun yang baru, buatlah anak semakin nyaman mengisi waktu dengan hobinya lalu mengembangkannya dengan baik.

Hobi yang digeluti dengan senang hati dan dikembangkan, berpeluang pula kelak menjadi jalan kariernya menuju kesuksesan. Hobi bermain musik, berolahraga, seni dan budaya, bisa dikuasai anak sejak usia dini dan ketika dewasa bisa menjadi salah satu cara anak mencari nafkah. Namun, hal yang paling penting, di tahun baru, buatlah hobi itu menjadi “lebih hidup” karena orang tua membekali anak dengan peralatan baru atau setidaknya melengkapi alat-alat yang sudah ada. Buatlah buah hati nyaman dengan hobinya dan dampingi dia dalam mengembangkannya.

Peralatan Sekolah
Ini menjadi kewajiban rutin orang tua: bekali anak dengan peralatan sekolah yang memadai, termasuk di tahun yang baru. Alat-alat sekolah, seperti buku dan alat tulis, menjadi kebutuhan wajib buah hati untuk menunjang belajarnya. Jika tidak lengkap atau kurang memenuhi syarat untuk belajar, anak akan kebingungan, bahkan tidak mau belajar karena tidak memiliki alat sekolah yang harusnya ia miliki. Oleh karena itu, bekali anak dengan peralatan sekolah, dan tambahkan beberapa buku yang berkaitan dengan perkembangan mentalnya. Kita bisa membelikan beberapa buku dongeng, misalnya, atau buku-buku keterampilan untuk menambah kecerdasan anak dalam beraktivitas.

Bekal peralatan sekolah yang sudah diberikan kepada anak di tahun yang baru membuat buah hati senang dan termotivasi untuk belajar lebih giat. Orang tua tinggal mendampingi dan memberi inspirasi tentang bagaimana belajar yang baik, tanpa anak tertekan, bahkan buah hati masih bisa bermain bersama teman sekolah maupun teman di rumah. Masa kanak-kanak buah hati tetap dijalani dengan riang, meski dunia sekolah sering kali memaksa si kecil stres atau kebingungan karena sulitnya pelajaran yang harus dikuasainya. Selama orang tua bisa menjadi sahabat terbaiknya, buah hati akan terus berkembang, selaras dengan pertumbuhan usianya, dan itu bisa diawali di tahun yang baru.


Sumber : Sinar Harapan