Penduduk Miskin Depok Berkurang

Kasus orang miskin yang tersisa di Kota Depok adalah orang miskin yang berkebutuhan khusus.

Pin It

Ist / Foto

Ilustrasi

DEPOK – Meski persentase penduduk miskin di Kota Depok terus menurun dalam empat tahun terakhir ini yakni sebesar 0,185 persen per tahun, namun masih tergolong kronis. Kasus orang miskin yang tersisa di Kota Depok adalah orang miskin yang berkebutuhan khusus. 

Jika orang miskin selama ini identik dengan kesulitan mereka dalam memenuhi kebutuhan dasar atau kelaparan, kondisi seperti ini tidak terjadi di Kota Depok.

“Permasalahan miskin di Kota Depok cukup spesifik, bukan lagi tentang permasalahan pemenuhan kebutuhan pokok,” ujar Roby Sianipar dari Pokja Kebijakan Advokasi Daerah Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) di bawah Kementerian Sosial, pada rapat sosialiasi SPKD dan evaluasi program penanggulangan kemiskinan di Kota Depok, Senin (11/5).

Menurut Roby, kemiskinan yang kronis bisa terjadi karena cacat permanen, usia produktif (lansia), dan menyasar gender karena kalangan miskin lebih banyak datang dari kaum perempuan. “Kemiskinan seperti ini harus kompleks penanganannya, harus ada solusi yang khusus,” ucapnya.

Dikatakan, berdasarkan data TNP2K, persentase penduduk miskin di Kota Depok pada 2010 sebanyak 49.612 jiwa atau 2,84 persen dari populasi warga Kota Depok, pada 2011 sebanyak 48.900 jiwa (2,75 persen), pada 2012 sebanyak 46.500 jiwa (2,46 persen), dan pada 2013 sebanyak 45.900 jiwa (2,32 persen). 

“Jika tidak ada kondisi yang luar biasa, kemiskinan di Kota Depok pada tahun 2015 dapat ditargetkan turun hingga 2,12 persen,” jelasnya.

Sumber : Sinar Harapan