Ketua DPRD Kota Bogor Diperiksa Kejari

Pemeriksaan berkaitan dengan penyidikan dugaan mark up pengadaan lahan dan gratifikasi yang menggunakan APBD 2014.

Pin It

Ist / Foto

Gratifikasi - Ilustrasi

BOGOR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryono. Pemeriksaan dilakukan terkait pengungkapan kasus dugaan mark up anggaran dan gratifikasi pembebasan lahan untuk relokasi pedagang kaki lima (PKL) senilai Rp 43,2 miliar di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bogor Dony Haryono Setiawan dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (21/4) mengatakan, pemeriksaan masih berkaitan dengan penyidikan dugaan mark up pengadaan lahan dan gratifikasi yang menggunakan APBD Kota Bogor tahun anggaran 2014.

"Untung adalah Ketua DPRD yang mengesahkan anggaran suatu proyek atau pengadaan lahan guna kepentingan relokasi PKL di Pasar Jambu Dua," ungkap Dony.
 
Dia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana mekanisme dalam mengalokasikan anggaran pengadaan lahan tersebut. Khususnya, dalam pengadaan lahan untuk relokasi PKL di kawasan Pasar Jambu Dua.

Menurut Kasi Pidsus Kejari Bogor, Untung diperiksa selama 12 jam, mulai pukul 16.00 WIB hingga 00.30 WIB dini hari. Politisi Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDIP) itu diperiksa sebagai saksi. 

Sumber : Sinar Harapan