Jelang Puasa Harga Bawang Melonjak 

Sabtu , 31 Maret 2018 | 10:20
Jelang Puasa Harga Bawang Melonjak 
Sumber Foto tribunnews.com
Situasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

JAKARTA – Harga bawang sepekan ini meroket. Kondisi itu berbeda dengan harga cabai yang relatif turun. Harga bawang merah yang semula Rp 35.000 per kilogram  (kg) hingga Jumat (30/3/2018) sore mencapai Rp40.000 per kg. Minggu lalu harga bawang putih bertengger di harga Rp 60.000 per kg.

Demikian pemantauan sinarharapan.co, Jumat (30/3/2018) sore di sejumlah pasar di Jakarta, Depok dan Tangerang.

Harga bawang merah berkisar antara Rp 32.000 hingga 35.000 per kg. Tetapi kini mencapai Rp40.000 per kg. Hal itu berbeda dengan bawang putih malah merosot tajam. Minggu lalu bawang putih mencapai kisaran harga Rp 60.000 per kg.

Jerdan, pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Depok mengatakan, harga bawang merah kini terjun bebas ke angka Rp 35.000-50.000 per kg. Itu tergantung pada jenis dan kualitas bawang."Penyebabnya karena banyak faktor. Bisa saja karena pasokan berkurang, bisa juga karena permintaan lagi banyak tapi produksi petani sedikit. Kalo kita pedagang, ngikutin harga dari sana (tengkulak) saja," katanya.

Sebaliknya, harga cabai belakangan mulai turun. Sebelumnya, harga cabai sempat meroket. Harga cabai relatif stabil, bahkan cenderung turun dibandingkan seminggu yang lalu. Harga cabai  rawit merah turun Rp20.000 – Rp 30.000 dari minggu lalu sebesar Rp60.000-70.000 per kg. Kini menjadi Rp40.000 per kg.

Penurunan juga terjadi pada cabai keriting merah. Harganya mirip dengan cabai rawit merah. Khusus untuk cabai besar terjadi kenaikan cukup tinggi dari Rp35.000-40.000 menjadi Rp45.000 per kg.

Darmi, penjual bumbu masakan di Pasar Ciputat Tangerang Selatan mengeluhkan ketidakstabilan harga komoditas bahan pangan.“Kadang kala naik, kadangkala turun. Saya juga bingung kenapa bisa naik turun gitu! Sekarang aja harga cabai rawit merah lagi turun jadi Rp45.000 di sini. Besok waktu kita mau belanja bisa naik lagi. Ya ujung-ujungnya tak bisa untung besar,” katanya.

Ayam Potong

Untuk kebutuhan pokok lain seperti ayam negeri potong, harganya kisaran Rp 38.000 hingga Rp 40. 000 per ekor. Bisa dikatakan mengalami kenaikan dari harga normalnya Rp. 35.0000, meskipun tidak begitu signifikan seperti di minggu yang lalu.

Di Pasar Minggu, Jakarta Selatan misalnya, ayam negeri potong bisa mencapai Rp 50.000 per ekor.“Kalau untuk ayam di sini cenderung lebih mahal. Karena kita ambilnya dari tengkulak asal China. Mereka sudah kasih harga itu tinggi. Karena kita ambilnya sedikit. Palingan kita cuma ambil untung Rp 3.000 hingga Rp5.000. Itu sudah maksimal,” tutur Sri, penjual ayam potong di Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Kebutuhan pokok lain seperti beras, telur, minyak goreng, tepung terigu dan gula masih normal. Harga beras kelas standar saat ini Rp 9.000 hingga Rp11.500 per kg. Untuk kelas premium antara Rp12.000 sampai Rp14.000 per kg. “Kalau untuk beras, selama masih ada yang harga Rp 9000 itu masih stabil. Kecuali jika beras harga segitu nggak ada, barulah bisa dikatakan tidak stabil,” kata Jana, penjual beras di Pasar Jaya Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Jana juga mengungkapkn harga telur ayam tetap stabil di kisaran Rp22.000 per kg. "Biasanya naik lagi nanti menjelang puasa. Kira-kira dua minggu mendekat puasa harga-harga pasti naik, seperti beras, ayam, telur dan bumbu-bumbuan," dia menambahkan. (satryo yudhantoko)

 

KOMENTAR