Pemerintah Siapkan Skenario Pengamanan Putusan Pemilu pada 22 Mei

Rabu , 24 April 2019 | 14:04
Pemerintah Siapkan Skenario Pengamanan Putusan Pemilu pada 22 Mei
Sumber Foto Dok/Ist
Moeldoko
POPULER
Prabowo Segera Bertemu dengan Pemimpin Parpol Eks Koalisi Adil Makmur Dikabarkan Amien Rais Bertemu Prabowo Nadiem Makarim Disebut Bakal Jadi Menteri Hari Ini Surat Amnesti Baiq Nuril Dibacakan di Paripurna DPR

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut pihaknya telah membuat skenario pengamanan untuk menghadapi hari H putusan hasil pemilu serentak 2019. Pemerintah mencium aroma pengerahan massa oleh sejumlah pihak pada 22 Mei 2019 mendatang.

"Ya, kita telah menyusun skenario bagaimana mengantisipasinya (pengerahan massa). Saya kira sudahlah (disiapkan)," katanya saat ditemui seusai rapat koordinasi tingkat menteri di Kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Namun Moeldoko enggan merinci skenario apa yang telah dibuat oleh pemerintah. Dia hanya menyebut kalau kepolisian telah mengerahkan sejumlah pasukan pengamanan. Salah satunya Brimob dari luar daerah Jakarta Pusat untuk mitigasi konflik hasil pemilu 2019."Ya saya kan anu ya....Setiap pejabat punya antisipasi memitigasi agar aman," katanya.

Ia juga menjelaskan kalau pengerahan pasukan Brimob ke Jakarta untuk mengantisiapsi adanya "people power" yang diisukan oleh kubu paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Nanti ada aparat yang nanganin (people power kalau terjadi). Tapi dari kacamata kita situasi saya pikir membaik," dia mengungkapkan.

Ia juga menerangkan kalau isu "people power" yabg berkecamuk di media sosial (medsos) saja. "Sebenarnya situasinya paradoks ya. Apa yang terjadi di dunia maya dengan yang ada di lapangan. Kalau di dunia maya itu kaya mau perang aja, padahal di lapangan itu happy (senang) aja. Nah ini yang terjadi seperti itu," dia menambahkan.(ryo)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load