94 Persen Caleg Incumbent, Formappi: Harus Diperiodesasi

Jumat , 14 September 2018 | 15:10
94 Persen Caleg Incumbent, Formappi: Harus Diperiodesasi
Sumber Foto merdeka.com
Wakil rakyat di gedung DPR Senayan Jakarta.

JAKARTA - Peneliti Formappi, Lucius Karus melakukan kajian terkait Daftar Calon Sementara (DCS) pemilu legislatif 2019. Hasilnya, 94 persen Caleg yang telah menjadi anggota DPR periode 2014-2019 kembali mencalonkan diri. Hal itu berpotensi kemandekan regenerasi kepemimpinan.

Dalam paparannya, Lucius menyampaikan banyak anggota DPR yang kembali mencalonkan diri di Pileg 2019. "Dari 529 dari 560 anggota DPR RI periode 2014-2019, atau 94 persen kembali mencalonkan diri sebagai caleg 2019," katanya di kantor Formappi, Jalan Matraman No. 32B, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Jumlah tersebut, memungkinkan kinerja DPR periode 2019-2024 tidak mengalami perubahan. Terlebih 349 dari dari 529 caleg menempati nomor urut 1. Kemungkinan besar mereka akan terpilih kembali. "Peluang incumbent terpilih kembali menjadi lebih besar dengan nomor urut 1. Jika seperti itu maka legislatif kita tidak akan berubah dari yang sekarang," dia mengungkapkan.

Karena itu, ia menilai batasan waktu jabatan anggota legislatif perlu dibuat. "Tetap penting saya kira semua jabatan publik apapun, semua harus dibatasi. Semangat demokrasi saya kira seperti itu untuk memastikan regenerasi itu berjalan," katanya.

Lucius beranggapan, selama ini DPR menjadi lembaga yang di anak emaskan dalam banyak hal. Mulai dari laporan keuangan yang tidak perlu detail dan batasan periodik jabatannya. "Saya kira untuk kepentingan tentang sehatnya demokrasi itu memang harus diatur soal periodesasi itu. Karena hampir pasti orang-orang yang membahas UU Pemilu itu adalah mereka yang tidak ingin dihambat soal periodesasi ini," dia menambahkan.(ryo)

 

KOMENTAR