Ketua KPU Mengaku Mendapat Ancaman

Kamis , 13 Juni 2019 | 17:15
Ketua KPU Mengaku Mendapat Ancaman
Sumber Foto Dok/Ist
Arief Budiman

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengaku mendapat ancaman selama penyelenggaraan Pemilu 2019. Ancaman yang diterima lebih masif dibanding saat menjadi Komisioner KPU pada 2014.

"Kualitas ancamannya, kualitas tekanannya, tapi kalau sekarang kan lebih masif di media sosial. Jadi tiap hari ya bukan hanya ratusan, tapi mungkin bisa ribuan yang keberatan, mencaci maki, mengolok-olok," kata Arief ketika dihubungi wartawan, Kamis (13/6/2019).

Ia mengaku ancaman-ancaman kepada dirinya dilancarkan via pesan singkat kepada dirinya. Namun, sejauh ini belum ada ancaman yang dilakukan secara serius.

Kendati mendapat banyak ancaman, ia merasa masih aman dengan kondisi saat ini. Apalagi, setiap komisioner KPU mendapat perlindungan khusus dari kepolisian."Ada petugas kepolisian yang bersama kami, ada petugas kepolisian yang di-stand by-kan di kantor dan ada yang ditempatkan di rumah dinas," ujarnya seperti dikutip cnnindonesia.com.

Ia juga menegaskan hingga kini belum ada gangguan apa pun yang bersifat mengkhawatirkan. "Yang penting kita merasa nyaman, sampai hari ini tidak ada gangguan apapun," dia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load