Ahmad Dhani Satu Sel dengan Pencuri dan Perselingkuhan

Kamis , 13 Juni 2019 | 18:10
Ahmad Dhani Satu Sel dengan Pencuri dan Perselingkuhan
Sumber Foto Dok/Ist
Ahmad Dhani

JAKARTA - Ahmad Dhani mulai Kamis (13/6/2019) ini mulai menempati sel di Rutan Klas I Cipinang, Jakarta Timur. Sosok yang juga caleg dari Partai Gerindra itu menempati sel bersama 10-12 orang tahanan.

Pentolan grup band Dewa 19 ini ditempatkan satu sel bersama tahanan perkara pencurian, hingga perselingkuhan di Blok Barito lantai tiga.

Menurut Kepala Rutan Klas I Cipinang Oga Darmawan, Kamis (13/6/2019), satu sel itu berisi 11 sampai 12 orang tahanan. Ia menjelaskan, pihaknya menerima kedatangan Dhani pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. Dhani sebelumnya mendekam di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Setelah dilakukan pengecekan, Dhani dinyatakan dalam kondisi sehat.

"Kami juga sudah melakukan pengecekan berkas, maupun pengecekan fisik, dan dokter Rumah Tahanan Negara Klas 1 Cipinang juga sudah menyatakan dalam keadaan yang sehat. Kemudian kami juga sudah melaksanakan timbang terima, serah terima dengan pihak Kejaksaan Surabaya ya. Sudah kami laksanakan. Jadi sudah berproses," ujarnya.

Menurut Oga, Dhani dalam kondisi baik-baik saja bersama para tahanan lainnya. Dia menyebut tidak ada risiko gangguan keamanan terhadap Dhani di sel.

"Rumah Tahanan Klas 1 Cipinang ini kapasitas kami 1.100 orang. Per hari ini dihuni oleh 3.200 lebih orang tahanan. Jadi rentan sekali gangguan keamanan ketertiban itu terjadi. Oleh sebab itu kami dalam menempatkannya harus memilih. Jangan sampai kami salah menaruh. Kan begitu. Percikan sedikit saja bisa menimbulkan gejolak-gejolak di dalam. Apa lagi jumlah penjagaan kami hanya sekitar 25 orang satu regu shift jaganya," ucapnya seperti dikutip detik.com.

Oga memastikan, pihaknya sudah menghitung berbagai aspek, termasuk keamanan, terkait penempatan dhani di sel tersebut. Sel itu sendiri berukuran 5x6 meter. Tidak ada perlakuan khusus terhadap Dhani.

"Di dalam ada kloset tapi kloset jongkok. Tidak ada AC, tidak ada TV. TV ada di selasar, ada di aula. Kalau mau nonton TV di selasar, di aula. Kalau AC saya yakinkan semua tidak ada di rutan ini. Tidak ada," tuturnya.

Tidak ada permintaan khusus dari Dhani terkait selnya. Namun, lanjut Oga, Dhani ditempatkan bersama para tahanan yang tidak merokok karena Dhani punya riwayat asma.

"Semua sama, persamaan hak di depan hukum karena masih di rumah tahanan ya. Nanti kalau sudah di lembaga pemasyarakatan ada beberapa kegiatan mungkin pembinaan yang harus diikuti. Tapi hak-hak untuk melaksanakan ibadah, hak untuk mendapatkan buku bacaan, hak untuk dikunjungi, itu kita penuhi semua," dia menambahkan.

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load