Ini Lokasi Pasar Murah Bahan Pokok Kementerian Perdagangan

Senin , 20 Mei 2019 | 14:51
Ini Lokasi Pasar Murah Bahan Pokok Kementerian Perdagangan
Sumber Foto : Istimewwa
Ilustrasi pasar murah Kementerian Perdagangan

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar pasar murah bahan pokok, bekerja sama dengan berbagai perusahaan importir, distributor dan ritel modern. Pasar Murah kali ini diadakan mulai Senin (20/5/2019) hingga Selasa (21/5/2019) di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Kemendag di Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Dalam Pasar Murah kali ini dijual berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawan harga acuan Kemendag, seperti bawang putih seharga Rp 20.000/kg, daging sapi beku (impor maupun lokal) seharga Rp 78.000/kg, daging kerbau beku Rp 60.000/kg, telur ayam seharga Rp 20.000/kg dan gula kristal putih (GKP) seharga Rp 10.000/kg.

Kegiatan pasar murah merupakan rangkaian dalam menyambut bulan suci Ramadan tahun ini. Sebelumnya digelar di kantor Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian (PPSDK) Kemendag, Cihanjuang, Bandung, Jawa Barat, pada 16 Mei 2019.

Selanjutnya, pasar murah ini akan diadakan di kantor Direktorat Standarisasi dan Pengendalian Mutu Kemendag di Ciracas tanggal 23 Mei, dan ditutup di Kantor Pusat Kemendag pada 27-29 Mei mendatang.

"Kita kerja sama dengan pelaku usaha, menjual dengan harga di bawah harga pasar lah, tadi bawang putih Rp 20.000/kg kan. Ini salah satu cara menekan harga, kita sudah lakukan dua tahun terakhir. Intinya jika stok ada, tidak ada alasan menaikkan harga," ujar Sekretaris Jenderal Kemendag, Karyanto Suprih seperti dikutip cnbcindonesia.com, Senin (20/5/2019).

Karyanto menjelaskan, umumnya permintaan komoditi pangan dan kebutuhan pokok akan naik 10-15% di bulan puasa, mengerek harga turut naik apabila stok tidak dipersiapkan dengan baik oleh distributor atau pemasok.

"Makanya kita minta, khususnya kepada produsen makanan dan minuman [mamin] untuk menambah produksinya. Tapi kendalanya nanti memasuki libur panjang, buruh akan libur. Jadi kita antisipasi stok dari jauh-jauh hari," jelasnya.

Dia menegaskan, seluruh harga dan ketersediaan stok komoditas pangan selain bawang putih aman terkendali.

"Bahan pokok yang rentan selama 2-3 hari ini bawang putih, tapi sudah kita atasi dengan pemberian izin impor 115 ribu ton untuk 8 perusahaan. Sekarang 11 perusahaan lagi sedang di dipersiapkan tahap kedua, jadi [totalnya] sekitar 275 ribu ton," kata Karyanto.

Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag, Tuti Prahastuti menjelaskan, pihaknya menghadirkan 31 stand dari 14 perusahaan dalam Pasar Murah kali ini, antara lain Bulog, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo).

Kemudian dari Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi), Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) serta ritel modern seperti Giant, Lotte, dan Alfamart.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load