Pembayaran Pajak Melalui Tokopedia Cs Tembus Rp 59,7 Miliar

Jumat , 11 Oktober 2019 | 21:11
Pembayaran Pajak Melalui Tokopedia Cs Tembus Rp 59,7 Miliar
Sumber Foto : SH/Satryo Yudhantoko
Jumpa Pers Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan di Jakarta

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan penerimaan negara dari pembayaran pajak lewat e-commerce mencapai Rp 59,7 miliar per 11 Oktober 2019. Realisasi itu berasal dari tiga platform yakni Tokopedia, Bukalapak, dan Finnet Indonesia.

Direktur Jendral Perbendaharaan Kementerian Keuangan Andin Hadiyanto mengaku cukup puas atas capaian tersebut, mengingat keterlibatan perusahaan e-commerce sebagai lembaga persepsi baru diluncurkan 23 Agustus lalu.

"Sehingga per hari ini 11 Oktober, itu artinya sudah satu setengah bulan, totalnya sudah ada Rp 59,7 miliar," ungkapnya dalam jumpa pers di Kantornya, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019). 

Andin juga mengungkapkan, dari ketiga platform tersebut total setoran ke kas negara yang sebesar Rp 59,7 miliar terbesar dibayarkan melalui Tokopedia, yakni mencapai 90%. Kemudian 8%-9% transaksi pembayaran yang dilakukan melalui Bukalapak dan selebihnya lewat Finnet Indonesia.

"Sementara baru ada tiga, Tokopedia, Bukalapak dan Finet. Dan kita sekarang sedang menerima lembaga persepsi lainnya," katanya. 

"Kami juga sekarang sedang menerima permohonan dari beberapa lembaga persepsi lainnya yang akan melakukan collecting pembayaran dari wajib pajak," sambungnya.

Sekadar diketahui, Kemenkeu mencatat, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp 801,16 triliun hingga akhir Agustus 2019 atau setara 50,78% dari target yang sebesar Rp1.577,5 triliun. Realisasi ini hanya tumbuh 0,21% dari periode yang sama tahun lalu.

Sebagai informasi, sejak 23 Agustus 2019 lalu, pembayaran penerimaan negara yang dikelompokan ketiga kategori, yaitu Pajak, Bea Cukai dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) masuk ke dalam fitur e-commerce.  

Di awal kemunculannya, pembayaran dengan metode ini hanya bisa dilakukan di dua market place yang masuk jajaran unicorn Indonesia, yakni Tokopedia dan Bukalapak.

Namun dalam perkembangannya, anak usaha PT. Telkom (Persero), Finnet, juga ditunjuk sebagai lembaga persepsi lainnya yang melaksanakan sistem penerimaan negara secara elektronik.

Beberapa jenis penerimaan yang bisa dibayarkan melalui fitur ini antara lain pajak penghasilan (PPh) 21, PPh 22, PPh 23, PPh 25, PPh 26, PPh 29, PPh final, kepabeanan, biaya pernikahan, perpanjangan SIM, perpanjangan paspor, dan lainnya. (Ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load