Rupiah Menguat Tipis

Selasa , 19 Maret 2019 | 17:56
Rupiah Menguat Tipis
Sumber Foto Ist
Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore menguat tipis seiring keyakinan para pelaku pasar bahwa bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) akan bersikap hati-hati atau dovish dalam kebijakan suku bunganya.

Kurs rupiah Selasa sore menguat empat poin menjadi Rp 14.235 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.239 per dolar AS.

"Dalam pertemuan 19-20 Maret 2019 ini, The Fed diperkirakan tidak akan seagresif tahun lalu. Keyakinan bahwa The Fed semakin dovish bertambah dengan dirilisnya data ekonomi terbaru di AS," kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa.

Indeks perumahan NAHB (National Association of Home Builders/Asosiasi Nasional Pendiri Rumah Tinggal) pada Maret 2019 berada di angka 62, tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.

Pencapaian Maret tersebut berada di bawah konsensus pasar yang memperkirakan kenaikan menjadi 63.

"Artinya, gejala perlambatan ekonomi masih terlihat di negeri adidaya. Mengencangkan ikat pinggang dalam kondisi seperti ini mungkin kurang bijak, bahkan ada peluang untuk memberi sedikit kelonggaran," ujar Ibrahim.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada Selasa pagi dibuka menguat Rp 14.218 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.218 per dolar AS hingga Rp 14.238 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 14.228 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.242 per dolar AS.



Sumber Berita:Antaranews.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load