Rupiah Diprediksi Bergerak Melemah

Kamis , 01 November 2018 | 10:32
Rupiah Diprediksi Bergerak Melemah
Sumber Foto: Dok/Ist
Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (1/11) diprediksi bergerak melemah ke level Rp 15.200/USD hingga Rp. 15.250/USD. Perkasanya dolar terhadap sejumlah mata uang kuat utama dunia lainnya, akan berpengaruh terhadap pelemahan nilai tukar rupiah.

"Dolar indeks diperkirakan bergerak menguat ke level 97.0-97.2 terhadap sejumlah mata uang kuat utama dunia lainnya," kata Ahmad Mikail Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Kamis (1/11).

Mikail menjelaskan, penguatan dolar tersebut didorong oleh kuatnya data pertumbuhan upah tenaga kerja di AS pada triwulan ketiga yang meningkat menjadi 0,9% (QoQ) dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 0,5% (QoQ).

Dia menambahkan, kenaikan upah tersebut juga mengubah ekspektasi investor bahwa tingkat inflasi di AS akan secara presisten meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. "Hal tersebut membuat investor semakin yakin The Fed akan menaikan tingkat suku bunga di bulan Desember. Rilis data tersebut mendorong kenaikan yield US treasury sebesar 4 bps ke level 3,16%. Penguatan dolar tersebut kemungkinan berdampak pada pelemahan rupiah jelang rilis data inflasi hari ini," tandasnya.

Meski demikian berdasarkan pantauan pada pembukaan perdagangan di pasar spot pada Kamis (1/11) pukul 10:00 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS justru menguat ke level Rp 15.195/USD atau menguat tipis 0,03% dibandingkan penutupan perdagangan kemarin. (RM)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load